MEDIA PURNA POLRI,KABUPATEN TASIKMALAYA- THR (Tunjangan Hari Raya) merupakan bagian bentuk sosial dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Bagi para OB Th.a 2018 tidak diterima seutuhnya oleh pihak penerima tunjangan. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya menyampaikan kepada awak Media Purna Polri.
Pada saat menerima tunjangan sebanyak 34 orang para OB menandatangani penerimaan senilai Rp 1.600.000 di ruang lingkup Setda Kabupaten Tasikmalaya.
Namun saat di buka ternyata isi uang dalam amplop sebanyak Rp 1.300.000 para OB hanya diam membisu.
Namun setelah terpikir apa maksud dan tujuan peruntukannya. di sisi lain ada rasa khawatir dengan posisi pekerjaan para OB hingga menyampaikan dengan penjelasannya.menurut keterangan diantara para OB
Untuk gaji ke 13 ada potongan sebesar kurang lebih Rp 350.000 tapi hal tersebut peruntukanya jelas dan hasil keputusan bersama. Dengan tujuan untuk BPJS tabungan dan lainnya, Tuturnya.
Kabag Umum Setda Kab.Tasikmalaya Suherman Gaos saat di pinta keterangan menyampaikan Kabag Umum tidak pernah dan mengintruksikan adanya pemotongan terkait.
Dengan adanya imformasi yang di terima dari awak media. Kabag Umum Suherman Gaos seraya mengambil telepon selulernya dan langsung menghubungi Kasubag Umum rumah tangga Asep Ak.
Secara bersama mendengarkan ucapannya melalui handphone selulernya yang di load speaker. Dengan adanya pernyataan Kasubag rumahtangga Kabag Umum Suherman Gaos meminta segera di kembalikan kepada pihak penerima pasalnya tidak mengintruksikan adanya pemotongan.
Lanjut Kabag Umum Suherman Gaos meminta kepada awak media segera temui Kasubag keluarga imbuhnya untuk keterangan jelas lebih lanjut.
Kasubag umum rumah tangga Asep menyampaikan ini udah keputusan bersama berucap dengan rupa raut wajah memucat.
Ketika di minta keterangan mengenai bukti pernyataan yang di tandatangani oleh para OB tidak bisa dibuktikan dan diam sesaat seolah merasa kebingungan.
Singkat penjelasan Kasubag rumah tangga Asep mengakui adanya pemotongan dan uang hasil pemotongan di simpan di salah satu Bank sambil bergegas keluar dengan alasan mau rapat.
Sangat di sayangkan dengan adanya oknum di bagian umum Setda Kab Tasikmalaya hal tersebut membuat malu bagi Pemerintah Kab.Tasikmalaya, setidaknya memberi kan contoh yang baik dengan adanya amanat yang di embannya. ( Iwan Gunawan / Iis.S)



