Bandung, MP-POLRI – Guna memastikan keamanan dan kelancaran distribusi energi sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas), Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) sukses merampungkan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP). Rangkaian kegiatan hari kelima resmi ditutup di Hotel Cordela, Bandung, Jumat (07/08/2026).

Bintek yang difokuskan pada Fuel Terminal Bandung (Site Ujungberung) ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Bintek, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H. Kegiatan penutupan atau closing meeting tersebut diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara (BA) hasil audit serta penilaian instrumen pengamanan.

Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap 118 kriteria komprehensif, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat berhasil meraih capaian tinggi dengan skor penilaian akhir sebesar 88,44 persen.

Ketua Tim Bintek Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, mengungkapkan bahwa penilaian ini merupakan hasil audit ketat terhadap lima elemen utama pengamanan. Rincian capaian kriteria tersebut meliputi Elemen 1 (1 kriteria skor 1, 17 kriteria skor 2), Elemen 2 (11 kriteria skor 1, 38 kriteria skor 2), Elemen 3 (10 kriteria skor 1, 21 kriteria skor 2), Elemen 4 (2 kriteria skor 1, 8 kriteria skor 2), serta Elemen 5 (3 kriteria skor 1, 7 kriteria skor 2).

“Implementasi SMP Polri di lingkungan Pertamina Patra Niaga merupakan langkah strategis untuk memetakan sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas. Hasil 88,44 persen ini menunjukkan komitmen kuat dari pihak manajemen dalam menjaga aspek keamanan,” ujar Kombes Pol. Edy Sumardi dalam keterangannya, Jumat (07/08/2026).

Kendati meraih nilai tinggi, tim auditor tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi demi penyempurnaan sistem di masa depan. Tim menemukan 27 catatan perbaikan di lapangan serta 23 temuan kelengkapan dokumen administrasi yang disertai dengan rekomendasi taktis untuk segera ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan.

Merespons hasil tersebut, Pjs Fuel Terminal Bandung, Muhammad Fadlan, bersama Manager HSSE, Berno, menyatakan mengapresiasi seluruh masukan dari tim penguji. Pihak Pertamina berkomitmen untuk segera mengeksekusi seluruh rekomendasi perbaikan demi memperketat sistem keamanan berlapis di area operasional Jawa Barat.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh jajaran internal Polri dan Auditor SMP Profesional, di antaranya AKBP Khairul Aji Wijayatsi, S.E., Ak. (Sekretaris Tim), Drs. Tavip Yulianto, S.H., M.H., M.Si., Drs. Edi Ciptianto, M.Si., dan Dra. Minarti selaku Auditor SMP Profesional. Hadir pula mendampingi dari kewilayahan, Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Jabar, AKBP Dr. Bohari, S.H., M.H.

Sementara dari pihak eksternal, hadir Sr Analyst Physical Security Henry Rasmelio, Sr Analyst II Physical Security Sugiarto, Officer I Geosecurity Wednyo Haryoto, serta seluruh Tim HSSE Fuel Terminal Bandung Site Ujungberung. Seluruh rangkaian rencana kegiatan Bintek selama lima hari ini dipastikan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini