
Kabupaten Bandung, MP-POLRI – Kapolresta Bandung di Soreang bergetar pelan. Dua polisi cilik binaan Polresta Bandung menyambut Komisari Besar Polisi Tri Suhartanto.
Bunga dikalungkan. Pedang pora berbaris. Seni Lengser mengalun. Suasana haru menyelimuti prosesi penyambutan dan pelepasan pucuk pimpinan.
Sorot mata personel menyimpan hormat. Langkah kaki terdengar rapi. Udara Soreang sore itu sejuk, namun hangat oleh kebersamaan.
Komisari Besar Polisi Tri Suhartanto resmi menjabat Kapolresta Bandung. Ia menggantikan Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono.
Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono melanjutkan pendidikan Sespimti Polri. Usai penyambutan, Tri mengumpulkan Kapolsek dan Pejabat Utama. Arahan perdana mengalir. Apel malam menutup rangkaian.
Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono mengenang masa tugas sejak 14 Januari 2025. Sekitar 21 bulan memimpin. Penegakan hukum berjalan. Aksi kemanusiaan hidup di Kabupaten Bandung.
Ia juga memaparkan capaian. Anev Kamtibmas peringkat pertama se Polda Jawa Barat 2025. Penyelesaian perkara hingga Agustus 2026 menembus 92 persen.
Indeks kepuasan masyarakat 85,59 persen. Angka itu bukan sekadar statistik. Ia cermin kerja panjang, lelah, dedikasi.
“Rekan rekan telah menorehkan sejarah bahwa Anev gangguan kamtibmas Polresta Bandung peringkat pertama se Polda Jawa Barat. Tentu ini capaian rekan rekan curahkan dan baktikan,” ujar Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono.
Ia juga berpesan, personel beri dukungan penuh dan loyalitas all out kepada Tri. Aldi berharap capaian 85,59 persen naik menjadi 90 persen.
Komisari Besar Polisi Tri Suhartanto bersyukur kembali mengabdi di wilayah hukum Bandung. Ia bukan sosok baru. Sekitar 13 tahun lalu, ia Kasat Reskrim Polres Bandung, kini Polresta Bandung.
Rekam jejaknya mentereng penyidik KPK, Kapolres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan, Wakapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Cimahi.
Pengalaman lintas wilayah membentuk cara pandangnya. Ia mengenal denyut masyarakat Bandung.
“13 tahun lalu saya bertugas di sini sebagai Kasat Reskrim. Hari ini alhamdulillah diberikan amanah untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, menurut saya sangat luar biasa dipimpin Pak Aldi,” ucap Komisari Besar Polisi Tri Suhartanto.
Ia juga mengibaratkan organisasi warisan pendahulu sebagai pesawat mode autopilot. Tugasnya menjaga kestabilan sistem agar melaju kencang melayani masyarakat Kabupaten Bandung. Ia ingin inovasi tetap tumbuh. Pelayanan jangan kaku. Personel jangan lengah.
Estafet Kepemimpinan Humanis
Pelepasan Aldi berlangsung haru. Personel menyalami satu per satu. Di luar gerbang, sejumlah pengemudi ojek online berbaris mengantar kepergian Aldi. Penghormatan kecil atas kedekatan selama bertugas.
Tongkat estafet kini di tangan Tri. Tepuk tangan mengiringi. Beberapa mata berkaca. Ada rasa kehilangan, ada harapan baru.
Tri menyampaikan arahan. Tugas Polri melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, menegakkan hukum. Kewenangan bukan alat merasa lebih tinggi.
Semakin besar kewenangan, semakin besar tanggung jawab. Setiap kalimat diucap tenang. Nada tegas, namun menyentuh.
Jurnalis : (Robinson)



