MEDIA PURNA POLRI,CIAMIS – Reskrim Polres Ciamis menetapkan dua Tersangka kasus dugaan korupsi Bantuan Beras yang di salurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Jawa Barat dengan kerugian Negara mencapai Rp.262.350.810.

Berdasarkan keterangan Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH di Mapolres Ciamis Bahwa kedua tersangka di ketahui pegawai Negri Sipil (PNS) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Jawa Barat berinisial US dan Oknum Ketua salah satu LSM…red.

Kronologis dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada tahun 2017 terdapat kegiatan penyaluran bantuan berupa beras dari Dinas KPP Jawa Barat untuk masyarakat yang berada do wilayah Ciamis yaitu 19 Desa 2 Yayasan sebanyak Rp.66.914 kg Beras Rp.8.865 atau sebesar Rp.593.192.610 akan tetapi dalam pelaksanaan tidak sesuai persib No 27 tahun 2013 Pasal 10 yang berbunyi penyaluran bantuan beras sebagai cadangan pangan pokok daerah di laksanakan untuk kelompok sasaran penerima bantuan.

Faktanya ada sebagian beras tersebut sebanyak 19914 kg telah di jual dengan harga Rp.8.865 atau sekitar Rp.176.537.610 dan juga terjadi selisih kekurangan penyaluran yang tidak di salurkan 9.680 kg. seharga Rp.8.865. Dengan total senilai Rp.85.813.200. Di katakan Bismo.

Adapun total kerugian Negara hasil audit Inspektorat sejumlah Rp.262.350.810. Dalam hal ini Kapolres Ciamis menjelaskan untuk mengungkap kasus tersebut pihaknya mengumpulkan barang bukti DPA kegiatan RTM ODP penguatan persediaan dan cadangan pangan anggaran 2016. Nota dinas penerima manfaat bantuan,hingga surat perintah penyerahan barang, kemudian juga memeriksa 23 orang saksi jelasnya.

Saat ini ada satu lagi anggota dari LSM tersebut yang masih DPO. Dan kedua pelaku di jerat dengan UU No.20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi pasal 2 dan pasal 3 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.polisi sudah melimpahkan kasus tersebut kepada pihak Kejaksaan tandasnya.
(Iwan.Gunawan~Iis.S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini