MEDIA PURNA POLRI,NTT – Perdana Menteri Timur Leste, Mari Alkatiri doyan minum sopi kelor pada Festival kelor perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertempat di alun-alun kantor Gubernur NTT.

Pada festival kelor ini, ada beraneka ragam hasil buah tangan masyarakat NTT yang dipamerkan. Namun, ada satu yang menarik perhatian yaitu Sopi Kelor (minuman khas NTT).

Sopi kelor menjadi pembeda dalam festival ini, karena Sopi Kelor merupakan minuman khas NTT yang ada campuran kelornya.

Ezra Manuain, pemilik pengusaha Sopi Kelor asal Kelurahan Nunleu, Kota Kupang, kepada awak media pada Jumat, 21/12/2018.

Ia mengungkapkan bahwa sopi yang diproduksinya sama dengan sopi yang diproduksi oleh orang lain.

Namun, menurutnya, yang manjadi pembeda adalah setelah menjadi sopi, dirinya langsung melarutkan sopi dengan biji kelor dan bahan ramuan Cina lainnya.

“Ini namanya Sopi Kelor karena ada rendaman kelor 1 kilo dan bahan ramuan Cina lainnya”. Ungkapnya.

Sopi Kelor ini, katanya, bukan merupakan minuman yang biasa, karena setelah dilarutkan dengan kelor dan ramuan lainnya, minuman ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit seperti gula darah.

“Sebelumnya, sopi ini biasa saja, tapi setelah ada campuran kelor dan ramuan lainnya, sopi ini punya khasiat tersendiri”. Ujarnya.

Sehari sebelumnya, lanjutnya, oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat mengunjungi arena festival sempat mencicipi rasa dari Sopi Kelor ini.

“Kemarin Pak Gubernur, Wakil Gubernur, Mendagri dan Pak Mari Alkatiri (Perdana Menteri Timor Leste-red) datang kesini dan sempat tes, terus Pak Mari Alkatiri pesan 5 liter untuk dibawa ke Rumah Jabatan Gubernur pada saat makan malam”. Ujarnya.

Tak menyia-nyiakan kesempatan, pada malamnya saat perayaan Ulang Tahun NTT, ia mengantar pesanan ke Rumah Jabatan Gubernur NTT.

“Tadi malam langsung saya antar, dan dibayar pakai Dolar”. Ungkap Ezra.

Menurutnya, Sopi Kelor miliknya saat ini masih dalam tahap promosi jadi harganya adalah Rp. 50.000,- per botol.

Ezra juga berniat untuk memproduksi kemudian diberi label dan kemasan sehingga akan dijual dengan kisaran harga Rp. 75.000,- sampai dengan Rp. 100.000,- per botolnya. (Oscar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini