
Bogor, MP-POLRI – Aparat kepolisian dikabarkan tengah melakukan penyelidikan terhadap sebuah gudang yang diduga menjadi tempat produksi atau penyimpanan madu palsu di wilayah Kampung Lumpang, kawasan Batik Kampung Dua, RT 003/RW 003, Desa Lumpang, pada Selasa malam (19/05/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, lokasi tersebut diduga berkaitan dengan seorang pria bernama Feter Yuswan yang disebut-sebut sebagai tangan kanan seorang bos bernama Wijono. Aktivitas di gudang tersebut menimbulkan perhatian warga sekitar karena diduga menjadi tempat peredaran madu yang tidak sesuai standar atau diduga palsu.
Menurut keterangan di lapangan, lokasi pergudangan tersebut juga telah didatangi oleh beberapa awak media guna melakukan penelusuran informasi terkait dugaan aktivitas di tempat tersebut. Kehadiran sejumlah media menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap kasus yang kini menjadi sorotan masyarakat.
Pihak Kepolisian hingga saat ini masih melakukan pendalaman serta pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak terkait guna memastikan dugaan tersebut. Aparat juga dikabarkan menelusuri aktivitas distribusi dan keluar masuk barang dari lokasi gudang.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, terlebih jika produk yang beredar dapat merugikan masyarakat maupun membahayakan kesehatan konsumen.
Kasus dugaan peredaran madu palsu ini menjadi perhatian masyarakat karena dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap produk madu asli yang beredar di pasaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai hasil penyelidikan tersebut.
(Team Media Purna Polri)



