Ciamis, MP-POLRI – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis meresmikan Kampung Zakat ke-16 yang berlokasi di Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (28/10/2026).

Peresmian tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Ciamis, Ketua BAZNAS Ciamis Drs. H. Lili Miftah, MBA, Wakil Ketua BAZNAS, Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis H. Wahidin dan H. Sasep, Camat Cijeungjing, Kepala Desa Pamalayan, penyuluh agama, para ketua UPZ dan masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis dalam sambutannya menyampaikan, Kampung Zakat merupakan program unggulan nasional Kementerian Agama RI yang bersinergi dengan BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat Desa.

“Kampung Zakat parantos diresmikan, semoga membawa berkah dan membawa kemaslahatan untuk kita semua,” ujar Kepala Kemenag Ciamis mengawali sambutannya.

Ia menegaskan, esensi Kampung Zakat bukan sekadar seremonial penetapan lokasi, melainkan transformasi paradigma pengelolaan zakat dari konsumtif menjadi produktif.

“Kita ingin Kampung Zakat ini merubah paradigma yang terjadi di masyarakat. Dari yang tadinya mustahil menjadi mungkin. Dari yang tadinya tangannya di bawah menjadi tangannya di atas,” jelasnya.

Menurut Kemenag, program ini bertujuan mulia untuk mengantarkan masyarakat dari status mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat) melalui penguatan ekonomi umat yang berkelanjutan.

“Melalui program pembangunan ekonomi umat, kita merubah pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah dari yang hanya bersifat konsumtif menjadi produktif, dengan bantuan modal usaha, bimbingan dan pendampingan,” tambahnya.

Kemenag Ciamis juga memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Ciamis dan Desa Pamalayan yang dinilai sukses menjalankan tata kelola UPZ yang aktif, transparan dan akuntabel.

Sementara itu Ketua BAZNAS Ciamis Drs. H. Lili Miftah, MBA turut mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin baik dengan Kemenag Ciamis.

“Alhamdulillah, Desa Pamalayan keren. Terima kasih, hatur nuhun, sehingga lahir Kampung Zakat yang ke-16. Ini bukti kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS dan Kemenag,” ungkap H. Lili.

Kemenag Ciamis berharap, dengan bertambahnya Kampung Zakat di Pamalayan, sinergi antara Kemenag, BAZNAS, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ciamis.

“Kami dari Kemenag akan terus melakukan pembinaan, pendampingan keagamaan dan literasi zakat wakaf agar Kampung Zakat ini benar-benar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan dakwah,” pungkas Kepala Kemenag Ciamis.

(Amin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini