Bandung, MP-POLRI – Ketua Dewan Pembina Olahraga Domino Orado Jawa Barat, Dadang Supriatna mendorong Orado terus berkembang hingga tingkat Desa. Tidak hanya untuk pembinaan atlet, tapi juga jadi ruang silaturahmi dan penggerak ekonomi.
Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi Rakerprov Orado Jawa Barat 2026 di Ballroom Hotel Golden Flower Kota Bandung, Sabtu (19/09/2026).
“Orado itu olahraga domino yang sudah lama digemari masyarakat. Dengan hadirnya Orado yang diprakarsai PB Orado, gairah olahraga masyarakat semakin meningkat. Alhamdulillah sekarang sudah resmi,” ujar KDS.
KDS menyebut saat ini Orado Jabar sudah terbentuk di 27 Kabupaten/Kota. Modal ini harus dimanfaatkan untuk memperluas pembinaan atlet secara berjenjang.
Ia merekomendasikan agar Rakerprov melahirkan program memasyarakatkan Orado dengan menggelar event dan pertandingan hingga Kecamatan dan Desa.
“Bikin event sampai tingkat Desa. Dikemas jadi festival. Di situ akan muncul pelaku UMKM. Ini bagaimana Orado bisa tumbuh di Jabar,” kata Bupati Bandung yang akrab disapa KDS itu.

Menurutnya dengan event berjenjang desa, kecamatan, kabupaten, akan lahir bibit atlet potensial yang bisa dibina jadi atlet berprestasi.
KDS menilai domino bukan sekadar kompetisi, tapi juga ruang silaturahmi lintas jabatan dan status sosial serta melatih kecerdasan, konsentrasi, dan strategi.
“Ketika bermain sudah tidak lihat jabatan apa. Yang ada happy. Ini mengolahragakan pola pikir dan kecerdasan,” ucapnya.
Sementara Ketua Orado Jabar Ryan Dwinanda Hanafiah mengatakan Rakerprov menjadi momentum konsolidasi dan menyerap aspirasi 27 Pengcab se-Jabar.
“Rakerprov ini utamanya silaturahmi. Kesempatan Pengcab beri usulan dan saran yang nanti dirumuskan lewat sidang komisi,” kata Ryan.
Ia mengapresiasi soliditas Pengcab dan dukungan KDS sejak awal yang terus memperkuat organisasi Orado di Jabar.
Diharapkan Rakerprov menghasilkan program yang membawa Orado Jabar semakin berkembang dari sisi organisasi, pembinaan atlet, maupun kegiatan masyarakat.
*[Jurnalis: Robinson/MPP – Humas Pemkab Bandung]*



