Parung Panjang, MP-POLRI — (17/09/2026) Viral video yang diunggah akun TikTok Firman Buluk terkait pekerjaan rekonstruksi ruas Jalan Provinsi Jagabaya–Parung Panjang–Bunar, Kabupaten Bogor, mendapat tanggapan dari pihak proyek.

Dalam video tersebut terlihat dokumentasi lokasi pekerjaan jalan yang disertai narasi mengenai kontraktor proyek. Salah satu narasi yang beredar menyebut kontraktor proyek jalan provinsi tersebut “kabur karena belum dibayar.”

Informasi tersebut kemudian mendapat bantahan dari Agus selaku Humas proyek rekonstruksi Jalan Provinsi Jagabaya–Parung Panjang–Bunar.

Agus menyatakan bahwa narasi mengenai kontraktor yang disebut kabur karena belum dibayar tidak benar menurut pihak proyek.

“Itu tidak benar.

Kami masih terus berjalan. Waktu pengerjaan proyek jalan provinsi Parung Panjang masih sekitar dua bulan lagi. Pengerjaan ruas Jalan Provinsi Jagabaya–Parung Panjang sebentar lagi akan terselesaikan,” tegas Agus.

Menurut Agus, aktivitas pekerjaan di lokasi masih berjalan dan pihak proyek tetap melaksanakan pekerjaan sesuai kegiatan yang sedang berlangsung.

PIHAK PROYEK BERIKAN KLARIFIKASI

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah pihak proyek mengetahui adanya video yang beredar di media sosial TikTok.

Agus menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak langsung mengambil kesimpulan hanya berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, tetapi juga melihat kondisi pekerjaan secara langsung serta meminta penjelasan kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap proyek.

Pihak proyek juga menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum apabila unggahan tersebut dinilai telah merugikan nama baik pihak kontraktor atau pihak terkait lainnya.

Namun demikian, mengenai dugaan pencemaran nama baik, proses hukum tetap harus didasarkan pada bukti dan terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana.

Karena itu, dalam pemberitaan ini Media Purna Polri Net Bogor menggunakan istilah “diduga merugikan nama baik” dan tidak menyimpulkan bahwa pemilik akun telah terbukti melakukan pelanggaran pidana.

MEDIA BUKA RUANG HAK JAWAB

Media Purna Polri Net Bogor membuka ruang hak jawab kepada pihak akun TikTok Firman Buluk apabila memiliki data, dokumen, atau informasi yang menjadi dasar atas narasi mengenai kontraktor proyek tersebut.

Di sisi lain, pihak proyek juga diharapkan dapat memberikan informasi dan dokumen pendukung terkait progres pekerjaan serta persoalan pembayaran apabila memang diperlukan untuk memperjelas informasi kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, keterangan mengenai dugaan kontraktor kabur dan persoalan pembayaran tersebut masih merupakan klaim yang diperdebatkan antara narasi dalam unggahan TikTok dan bantahan pihak proyek.

Jurnalis Bogor

M.Yusuf Wijaya mengabarkan MEDIA PURNA POLRI NET BOGOR Tetap Setia kepada Nusa dan Bangsa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini