
Bogor, MP-POLRI — Seorang warga Lebak Kanibah, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, bernama Alip mengaku mendapat intimidasi dari seorang laki-laki berinisial “Buluk”, warga Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Keterangan yang disampaikan Alip ditempat kerjanya di Ciomas ternak ayam pada Senin, (17/02026).
Peristiwa tersebut, menurut pengakuan Alip, terjadi pada beberapa bulan yang lalu Ia menyebut persoalan bermula ketika dirinya menerima pesan melalui WhatsApp yang diduga berasal dari nomor milik Buluk. Dalam percakapan tersebut, Buluk diduga mengajak Alip patungan membeli narkotika jenis sabu.
Alip mengaku menolak ajakan tersebut dan menyatakan dirinya sudah tidak lagi terlibat dengan hal tersebut. Setelah penolakan itu, menurut Alip, Buluk kemudian marah melalui sambungan WhatsApp dan mengeluarkan ancaman agar Alip menemuinya.
“Dia menelepon dan marah-marah. Katanya, ‘tunggu saya ke situ, kamu di mana?’,” ujar Alip saat menceritakan kejadian tersebut.
Alip kemudian mengaku didatangi Buluk di sekitar tempat tinggalnya. Menurut keterangannya, terjadi keributan dan Buluk diduga menarik kaos bagian leher Alip. Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar pos kambing dan disaksikan oleh sejumlah warga yang berada di lokasi.
“Waktu itu saya dilerai dan dipisahkan oleh warga yang ada di sekitar lokasi,” kata Alip.
Alip juga mengungkapkan bahwa dalam kejadian tersebut terdapat sejumlah warga yang mengetahui dan melihat keributan antara dirinya dengan Buluk. Ia berharap keterangan para saksi dapat membantu menjelaskan secara utuh mengenai peristiwa yang terjadi.
Selain itu, Alip mengaku kembali mendapat ucapan yang menurutnya bernada intimidasi terkait pemeriksaan urine.
“Lihatin nanti ya, saya mau tes urine kamu. Kamu akan saya bawa ke polisi, Pak Gilang anggota polisi,” ujar Alip menirukan ucapan yang disebut disampaikan kepadanya.
Alip menegaskan bahwa dirinya merasa keberatan atas kejadian tersebut dan berharap persoalan tidak kembali terjadi apabila dirinya bertemu dengan Buluk.
Ia juga berharap pihak yang berwenang dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut, terutama apabila benar terdapat unsur ancaman atau tindakan kekerasan yang dapat dibuktikan.
MP-POLRI Net menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan penyampaian berdasarkan keterangan Alip. Dugaan ajakan membeli narkotika, intimidasi, ancaman, maupun tindakan kekerasan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak berinisial “Buluk” maupun pihak Kepolisian terkait dugaan peristiwa tersebut belum diperoleh. MP-POLRI Net membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
(Team MP-POLRI Bogor)



