
Murung Raya, MP-POLRI – Bupati Murung Raya Heriyus M. Yoseph beserta Wakil Bupati Rahmanto Muhidin mengucapkan ucapan Selamat Hari Paskah kepada seluruh umat Kristiani dan Katolik di Kabupaten Murung Raya. Perayaan hari suci yang menyimbolkan kemenangan kehidupan atas kematian ini, dikatakan bukan hanya menjadi momen keagamaan semata, melainkan juga mengandung makna mendalam tentang perjalanan pengabdian dan prinsip-prinsip kepemimpinan yang penuh makna.
Dalam pesan khusus menyambut Hari Paskah yang disampaikan pada Sabtu (04/04/2026), Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menjelaskan bahwa esensi Paskah tidaklah terletak pada kemeriahan perayaan semata, melainkan tumbuh dari rangkaian peristiwa yang dalam dan mampu menggugah hati setiap individu, termasuk dalam konteks menjalankan kepemimpinan di daerah.
“Kamis Putih mengajarkan tentang nilai kerendahan hati yang mendasar. Ketika Yesus Kristus membasuh kaki murid-murid-Nya, di situlah kita menemukan makna sejati dari kepemimpinan: yaitu untuk melayani, bukan untuk dilayani,” ujarnya. Menurutnya, ajaran ini menjadi pengingat bahwa jabatan yang diemban bukanlah singgasana yang memisahkan pemimpin dari rakyat, melainkan sebagai jalan untuk lebih dekat kepada masyarakat tanpa ada sekat apapun.
Sementara itu, Jumat Agung dipandangnya sebagai simbol pengorbanan yang tak terhindarkan dalam menjalankan kepemimpinan daerah. “Kita harus memiliki keberanian untuk memikul beban bersama rakyat, bahkan ketika beban tersebut terasa berat dan menyakitkan. Dalam menjalankan tugas kepemimpinan, tak jarang kita harus mengambil keputusan yang tidak populer dan menanggung tanggung jawab yang tidak ringan. Namun seperti makna salib, itu adalah harga yang harus dibayar untuk tetap berpihak pada kebenaran dan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur,” jelasnya.
Sabtu Suci, lanjut Wakil Bupati, mengajarkan pentingnya kesabaran dalam masa keheningan dan proses pembangunan. “Ada saat-saat di mana harapan seolah-olah redup dan arah tidak terlihat jelas. Hal ini juga terjadi dalam perjalanan membangun daerah, di mana tidak semua hasil pembangunan bisa dirasakan secara instan. Ada proses yang harus dilalui dengan seksama, ada jeda yang perlu diterima dengan kesabaran, dan ada masa sunyi yang menuntut kita untuk tetap teguh hati dengan keyakinan bahwa kebaikan sedang berkembang, meskipun belum terlihat secara langsung,” paparnya.
Pada akhirnya, Minggu Paskah menjadi bukti konkret tentang kemenangan kehidupan atas kematian, serta harapan yang mengalahkan keputusasaan. “Ini bukan sekadar momen perayaan semata, melainkan sebuah penegasan bahwa kebaikan tidak akan pernah benar-benar terkalahkan. Perjuangan yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas untuk kesejahteraan masyarakat, pada akhirnya akan menemukan terang dan hasil yang diharapkan,” ucapnya dengan penuh semangat.
Menurut Wakil Bupati, nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Paskah menjadi cermin bagi praktik kepemimpinan yang baik dan berkualitas: memiliki keberanian untuk melayani dengan rendah hati, siap berkorban demi kesejahteraan rakyat, sabar dalam menjalani setiap proses pembangunan daerah, serta tetap menjadi sumber harapan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kita percaya bahwa keberagaman yang ada di Kabupaten Murung Raya adalah kekuatan yang besar bagi daerah ini, dan nilai-nilai kemanusiaan adalah landasan utama dalam setiap langkah pembangunan. Paskah mengingatkan kita semua bahwa tugas seorang pemimpin tidak hanya sebatas membangun infrastruktur fisik daerah, tetapi juga harus merawat rasa keadilan, persaudaraan, dan kasih sayang di tengah-tengah masyarakat yang majemuk dan beragam latar belakang,” pungkasnya.
Selamat Hari Paskah bagi seluruh umat Kristiani dan masyarakat umum di Kabupaten Murung Raya. Semoga cahaya kebangkitan selalu menyertai setiap langkah kita dalam jalan pengabdian kepada rakyat dan upaya membangun daerah yang lebih baik.
(M.Ilmi)



