KABUPATEN TANGERANG, MP-POLRI – Guna menyemarakkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, Yayasan Al Ikhlas Assalam Tangerang menginisiasi aksi kemanusiaan berupa pembagian 1.500 paket sembako. Agenda sosial ini menyasar warga yang tersebar di tujuh desa di wilayah Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/03/2026).

​Kegiatan mulia tersebut dikomandoi langsung oleh Pimpinan Yayasan, H. Gus Lutfi Al Farurrozi, S.H. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata empati lembaga terhadap kondisi ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk memperkokoh ikatan ukhuwah Islamiyah di bulan yang penuh ampunan ini.

​Penyaluran bantuan ini juga mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari jajaran otoritas setempat. Terlihat hadir di lokasi, Camat Kemiri Rudi Hadi Karsono, S.H, S.IP, M.Si, beserta jajarannya Satpol PP, Redkar kecamatan Kemiri, yang turun langsung memantau jalannya pendistribusian agar tepat sasaran.

​Selain unsur pemerintah, acara ini turut dikawal oleh aparat penegak hukum dan tokoh penting lainnya. Bhabinkamtibmas Desa Kemiri, Aiptu A. Johana, bersama Kepala Desa Kemiri, Suhud, tampak bersinergi memastikan ketertiban dan kelancaran mobilisasi massa selama proses pemberian santunan berlangsung.

​Solidaritas antarorganisasi juga terlihat sangat kental dalam agenda tersebut. Tokoh-tokoh berpengaruh seperti Yaman Kala Hideng selaku Ketua TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang, serta Jay yang menjabat sebagai Ketua FORSIL (Forum Silaturahmi Ormas, Lembaga dan Media), turut memberikan dukungan moral di lapangan.

​Kehadiran para pemuka masyarakat seperti Haji Udi Purwadadi dan rekan-rekan dari Forum Jurnalis Kemiri (FJK) semakin menambah kekhidmatan acara. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan betapa kuatnya harmoni antara lembaga sosial, tokoh adat, dan insan pers dalam mengawal aksi kemaslahatan umat.

​Melalui program donasi ini, pihak Yayasan Al Ikhlas Assalam menaruh harapan besar agar beban kebutuhan pokok masyarakat yang kurang beruntung dapat sedikit teringankan. Lebih dari itu, aksi ini diharapkan mampu mengonstruksi nilai-nilai kolektivitas dan kepekaan sosial di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.

​Menutup rangkaian kegiatan, terselip doa agar spirit kedermawanan ini tidak hanya berhenti di satu momen saja, melainkan tetap lestari secara berkelanjutan. Dengan demikian, pancaran berkah Ramadhan benar-benar bisa diresapi dan dinikmati oleh seluruh elemen warga tanpa terkecuali.

Sumber : Forum Jurnalis Kemiri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini