Media Purna Polri, Bandung – Dalam rangka meminimalisir angka jerat hutang sosial masyarakat khususnya dalam era digital ini seperti pinjaman online maupun bank keliling/emok, KBR (Kampung Bersih Rentenir) membawa visi kepada masyarakat untuk mengedukasi, sosialisasi dan merealisasikan program untuk mengatasi masalah individu/masyarakat, hal ini merupakan wujud dari dorongan kesadaran masyarakat yang dirugikan oleh pihak-pihak pemberi pinjaman dengan bunga-bunga yang sangat tidak logis dan memberi dampak buruk bagi perekonomian masyarakat.

Pada hari Jum’at 8 Desember 2023, di daerah Sekemala, Kecamatan Pasanggrahan Kel. Ujungerung diadakan Launching Kampung Bebas Rentenir (KBR) yang mana lokasi ini merupakan tempat sekretariat dan merupakan tanah hibah dari salah seorang warga sekitar yaitu Ibu Tini selaku Tim dari KBR, kegiatan ini dihadiri oleh PJ. Walikota Bandung Bp. Ema Sumarna, Staf Dinas UMKM Bp. Atep, Kepala Kecamatan, serta dari Kapolsek Ujungberung, Kompol. Subana.SH,M.H.

Acara ini diawali dengan penyambutan PJ Walikota Bandung, Tarian Sunda, lalu pemaparan edukasi oleh Bpk. Ema Sumarna, beliau dalam pemaparannya mengutip pinjaman hutang itu ibaratkan senja yang mulanya bercahaya, namun redup seketika. Program KBR ini dibentuk pada tahun 2019 yang mana pada saat ini berada di wilayah Ujungberung, Sarijadi, Sukajadi. Namun pihak kecamatan ujungberung mengatakan program KBR ini akan meluas ke beberapa daerah pada tahun 2024 di Area wilayah Cicendo, Cinambo, Cilengkrang.

Program KBR ini bertujuan menekan angka hutang masyarakat yang mana dibantu oleh beberapa elemen UMKM, Forum Kreativitas, Koprasi Serbaguna dalam perjalanannya masyarakat yang bergabung dalam KBR ini diantaranya seperti mengolah/daur ulang bahan bekas menjadi produk yang bisa jadi daya jual, penanaman bibit-bibit tanaman, yang mana hal tersebut bisa menjadi solusi untuk menanggulangi menekan angka krisis piutang masyarakat setempat.(hms)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini