
MEDIA PURNA POLRI,BANDUNG – MyUKM menawarkan kepemilikan bagi para penjual yang tergabung dalam platform aplikasi tersebut sebagai sharing economy yang adil dengan prinsip koperasi. CEO sekaligus founder MyUKM menyebutkan bahwa MyUKM membawa misi menjadikan koperasi sebagai nafas bangsa Indonesia sekaligus mengisi setiap ruas tulang dan sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia.
“Kami merasa bahwa masyarakat Indonesia dewasa ini cenderung memahami perekonomian dari kacamata kapitalisme, dan tidak memahami ide perekonomian menurut asas kekeluargaan”, kata Aldi.
“Kami pelaku usaha UMKM sering tidak mengerti kaitan antara koperasi dengan UMKM”, ujar Onie, seorang pelaku usaha UMKM yang berjualan produk sprei dan bed cover di kota Bandung. “Selama ini kami sering mengikuti pelatihan usaha, dan mengenai koperasi, yang dimengerti oleh kami tidak lebih tentang kemudahan mendapatkan pinjaman modal dengan cara menjadi anggota koperasi.
Jadi menurut kami literasi dan pemberdayaan adalah kebutuhan mendasar para pelaku umkm di Indonesia. Saya rasa MyUKM akan mewujudkannya”, pungkas Oni.
MyUKM merupakan pilihan yang tepat dalam platform economy digital untuk semangat kekeluargaan yang mana usaha dibangun bersama, tumbuh bersama dan sejahtera bersama. Guna mewujudkannya, MyUKM menyertakan sharing economy ke dalam platform, dan sebagai bentuk konkritnya adalah dengan cara bergandengan dengan Koperasi Laman Keluarga Indonesia membentuk wadah sharing economy bagi pelaku usaha UMKM yang bergabung ke dalam Aplikasi MyUKM.
Iman Setiabudhi, salah seorang anggota pendiri Koperasi Laman Keluarga Indonesia dan juga sebagai Kepala Perwakilan Media Purna Polri Jawa Barat mengatakan, “Sebagian bangsa Indonesia telah kehilangan sifat-sifat jati dirinya yaitu kerjasama, gotong royong, kekeluargaan dan berkeadilan. Myukm akan mengembalikan sifat-sifat tersebut pada seluruh lapisan bangsa Indonesia.”,.
MyUKM dalam perkembangannya merupakan sebuah sistem platform digital keanggotaan dan pemberdayaan koperasi sekaligus sebagai media mobile banking untuk melakukan aktivitas finansial oleh anggota koperasi, penerapan payment gateway dan Branchless Banking System (BBS). MyUKM juga akan mengembangkan fitur-fitur MyInvest, yaitu suatu program pembiayaan crowdfunding bagi para pelaku usaha UMKM, serta didalamnya terdapat fitur Financial technology, dan jual beli produk seratus persen lokal. (Wells)



