MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar Serah Terima Jabatan Struktural di Ruang Komunikasi, Kantor Dinsos DKI Jakarta, Selasa (21/1). Sertijab tersebut menyusul Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Administrator di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta serta Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pejabat-pejabat tersebut antara lain Yayat Duhayat, SH, M.Si sebagai Sekretaris Dinas menggantikan Dr.Mariana, M.Si yang ditugaskan sebagai Kepala Bagian Sosial, Pemuda dan Olahraga, Biro Kesejahteraan Rakyat.

Selain itu, Prayitno, AKS sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial; Ika Yuli Rahayu, SH, MM sebagai Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial; Ngapuli Perangin Angin, AKS, M.Si sebagai Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat; Djafar Muchlisin, S.Sos, M.Si sebagai Kepala Sudin Sosial Jakarta Selatan; Mursidin, AKS, M.Si, sebagai Kepala Sudin Sosial Jakarta Barat; Dikki Syarfin, S.E, MM sebagai Kepala Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih; Surya. A, SE. M.Si sebaagi Kepala Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Putra Utama 2; Drs.Syofian Thahir sebagai Kepala Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1; dan Tarmijo Damanik, AKS, MM sebagai Kepala Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sertijab kepada pejabat struktural pengawas atau setingkat pejabat eselon IV, yakni Debby Elva Dwi Anggraeny, S.W, MM sebagai Kepala Seksi Pemulihan dan Reintegrasi Sosial, Muchtar, SE, MM, sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Tenaga dan Lembaga Kesejahteraan Sosial, dan Dahrul Oktavian, S.Sos sebagai Kepala Seksi Penanaman Nilai Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah mengungkapkan, rotasi perubahan pada setiap pekerjaan harus dijadikan sebagai afirmasi yang positif. “Rotasi jabatan adalah hal yang sangat biasa. Kita tidak pernah tahu besok lusa berada dimana. Oleh karenanya bersiaplah selalu. Kita semua berharap yang baik, jadikan ini sebagai afirmasi yang positif dan masih dalam amanah Allah SWT,” ungkapnya.

“Kita bekerja bukan karena mau dilihat pimpinan. Tapi berharaplah untuk diapresiasi dari Tuhan Yang Maha Esa. Karena apa? Karena mungkin setelah kita bekerja luar biasa, dalam bekerja ada sesuatu yang tidak nyaman, itu semua tidak berarti apapun,” tambah Irmansyah.

Selain itu, dalam menyambut tugas dan menjawab tantangan baru, Irmansyah menekankan untuk tetap menjaga konsistensi dalam bekerja. “Yang berikutnya adalah tuntutan tugas kita saat ini sangat luar biasa. Apa saja yang dilakukan kepada masyarakat, menjadi perhatian bagi kita. Begitu pun hal-hal yang paling sederhana,” tandasnya.(Dessi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini