MEDIA PURNA POLRI,TASIKMALAYA- Dengan berjalannya pengerjaan kegiatan pengaspalan Jln.Binong SMPN Satap. Dusun Situ Gede Desa Cibatuireng Kec.Karangnunggal Kab.Tasikmalaya dengan volume. P.500 m dan 2,5 m L ketebalan 0,5. dan Jln.Cipeuteuy beserta TPT (Tembok Penahan Tanah) kepala Desa Cibatuireng Jajang Sihabudin menyampaikan kepada awak media purna polri di ruang kerjanya.

Membenarkan bahwasanya pekerjaan tersebut di laksanakan,akan tetapi yang tertuang di dalam RKP-DESA mengenai pengaspalan jalan tidak sesuai dengan rencana dari hasil pengukuran ulang,Pasalnya dari titik pengerjaan sebelumnya sudah di kerjakan melalui Dana Desa di khawatirkan tumpang tindih.

Demi mengantisipasi hal tersebut hingga kekurangan volume di alih tempatkan ke Dusun lain,itu pun hasil musyawarah dengan yang lainnya. Kades Jajang menambahkan Mengenai pengalokasian uang senilai Rp.100.000.000 yang di peruntukan buat BUMDES belum di realisasikan dengan alasan ingin tahu sejauh mana selama ini berjalan sehingga tidak ada kehawatiran yang di indikasikan,kami berharap semua unsur Pemerintahan memahami dan yang paling penting tidak ada indikasi-indikasi lain yang sekiranya dapat merugikan. mari kita kerja bersama kebersamaan ketertiban serta keterbukaan kita bangun demi sebuah peradaban dan kemajuan Desa yang akan di laksanakan.
Ungkap warga yang tidak mau di sebut namanya.

Untuk pelaksanaan pengerjaan fisik jauh lebih baik dari pada sebelumnya silahkan cross cek kelapangan dan kami siap mengantarkan ke titik lokasi pengerjaan. Di dalam pengejaran kekompakan warga masyarakat ikut serta budaya gotong royong pun masih kental terjalin,tandasnya.

Sekdes Desa Cibatuireng ketika di minta keterangan mengenai administrasi tidak bisa mengungkapkan pasalnya belum di kerjakan masih menunggu,tandasnya .sambil meminta maaf tidak bisa memberi keterangan lebih jauh dan atas waktunya pasalnya mau berangkat ke Pemerintahan Kab.Tasikmalaya,tegasnya.

Hasil pantauan dan analis awak media birokrasi Pemerintahan Desa perlu adanya keselarasan,kebersamaan,kekompakan,guna terciptanya nuansa yang harmonis agar supaya roda Pemerintahan berjalan dengan lancar guna memberikan sebuah pelayanan penuh terhadap masyarakat luas khususnya di Desa Cibatuireng saling mengingatkan antara jajaran Pemerintahan.

Bagi Kepala Desa yang baru tentunya banyak pertimbangan kebijakan dalam bahasa akan begitu asing kalau tidak mengenal satu sama lain,maka kalau di awali dengan nawatu yang ikhlas pasti berjalan sesuai harapan.
(Iw/Koko.H)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini