Media Purna Polri, Damak Gelugur Sergai – Kepala Desa Damak Gelugur kecamatan Silinda kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara diduga kangkangi Undang-undang no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, pasalnya secara umum masyarakat tidak dapat mengetahui besarnya dana APBDes 2019 yang di terima untuk desa Damak Gelugur karena tidak dibentangnya Info Geografi/Papan Informasi yang dapat di lihat secara umum untuk warga.

Media Purna Polri dan media lainnya ketika berkunjung ke kantor desa Rabu, 27/11/2019 bertemu dengan KG selaku Sekretaris desa namun kepala desa dan perangkat desa lainnya tidak berada di tempat tugas tanpa alasan yang sah.

KG ketika di konfirmasi tentang manfaat dan kegunaan dana APBDes 2019 beliau memaparkan sambil melihat tulisan yang tertulis di papan publikasi, besaran dana tahun 2019 sebesar Rp.988.140.212 telah di kerjakan sesuai dengan bidangnya masing-masing dan ada 1 item lagi menurutnya belum selesai dikerjakan karena dananya tidak mencukupi, selanjutnya ketika di pertanyakan mengapa info Grafis yang selayaknya di tempatkan di tempat umum bukan di dalam ruangan kantor desa yang memiliki kesan diduga informasi tentang dana APBDes dibatasi yang masyarakat umum tidak langsung mengetahuinya begitu juga di bidang rehab rumah tidak layak huni mencapai besar dana Rp.100.937.000,- ( 2 unut) diduga terlalu besar dana desa di peruntukan, sekdes dengan sikap diam tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Masih dengan KG , selanjutnya wartawan meminta keterangan mengapa semua anggaran dana ataupun biaya yang tertulis di info Grafis hanya globalnya saja.

” Penulisan di Info Grafis ini sudah benar tetapi kurang lengkap, karena tidak terperinci hanya jenis induknya saja seperti Pembangunan tidak disebutkan untuk Drainase, Paving Blok dan lainnya begitu juga dengan besarnya dana , volume dan masing kegiatan berapa dana yang digunakan saya tidak ingat ” jelasnya.

Harapan warga desa Damak Gelugur Sergai , meminta kepada kepala desa dan perangkatnya agar lebih trasfaransi dalam menjalankan keuangan yang ada dan menginginkan perbaikan dan pembenahan pembangunan di desa lebih baik lagi supaya masyarakat menjadi makmur dan sejahtera.( Syahrul Anwar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini