MEDIA PURNA POLRI,LOMBOK TIMUR-Di duga tidak transparan dengan anggaran Dana Desa, warga melakukan aksi demo di depan Kantor Desa, warga pun menuntut dan memita pertanggung jawaban Wildan selaku Kades dengan persoalan yang ada di Desa Korleko,Kecamatan Labuhan Haji,(23/01/2019).

Seperti permasalahan di berhentian nya empat Kadus tanpa alasan yang jelas dan (BPD) independensi Badan Permusyawaratan Dasa, anggaran Dana Desa yang di duga di selewengkan dan harus untuk di pertanyakan,namun Wildan selaku Kades tidak berada di tempat.

Aksi warga tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian, supaya tidak terjadi kekerasan yang tidak di inginkan.

Menurut keteragan “Azharudin” setelah di temui oleh media,Kami berharap kepada Bapak Bupati supaya perangkat Desa dan Kadus yang di berhentikan pada tangal 14 september tanpa alasan yang jelas harus di aktifkan kembali, jika Kades tidak mengikuti peraturan undang-undang yang berlaku, maka kami akan melakukan protes ke Bapak Bupati selaku pemegang kebijakan di Lombok Timur dan berhak untuk memberhentikan Saudara Wildan selaku Kades,Ujarnya.

Setelah aksi massa dan orasi yang di sampaikan dan sudah diterima menjadi tuntutan warga, maka Camat Labuhan Haji pun menemui warga.

Rusno, selaku Camat Labuhan Haji menyampaikan kepada massa aksi, bahwa apa yang menjadi tuntutan dan permasalahan ini akan kami undang untuk pertemuan nanti di kantor Camat Labuhan Haji,Tegasnya.

Setelah itu massa pun mulai menandatangani petisi,massa pun membubarkan diri degan tertib dan aman,massa pun berjanji jika apa yang menjadi tuntutan kami tidak di penuhi,maka kami akan membuat aksi lebih besar lagi.
(Bang Mpp Lotim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini