MEDIA PURNA POLRI,ROKAN HILIR- Polres Rokan Hilir, Press Release kasus pengungapan pupuk oplosan dan kayu olahan, Pada hari Jum’at Tgl 7 Desember 2018 Sekira Pukul 9.30 Wib, Melakukan Press Release terkait tindak pidana kejahatan yang berhasil diungkap oleh Jajaran Satuan Tim (Satreskrim) Polres Rokan Hilir  beberapa waktu lalu, Yang di gelar di Halaman Kantor Satreskrim Polres Rokan Hilir.

Press Release kali ini, Tim satuan Reskrim Polres Rokan Hilir, Mengungkap beberapa tindak pidana kejahatan yang berhasil diungkap selama bulan November 2018 diantaranya tindak pidana pencurian dengan kekerasan ( Curas) dengan dua orang tersangka dan tindak pidana khusus seperti illegal Logging dengan satu orang tersangka dan illegal Perdagangan pupuk oplosan dengan tiga tersangka.

Kapolres Rohil AKBP H. Sigit Adiwuryanto SIK MH, Melalui Kasat Reskrim AKP Faisal Ramzani SH, didampingi Kasubag Humas AKP Juliandi SH, Dalam press Releasenya menyampaikan bahwa dalam dua bulan terakhir ini telah mengungkapkan beberapa kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Diantaranya terkait kasus Curas dengan barang bukti satu unit mobil Colt Diesel dengan dua tersangka SP Alias AD dan JN Alias JNT yang keduanya warga Sumut.

Dari keterangan kedua tersangka ini perbuatan pencurian dan kekerasan ini dilakukan pada (3/12/18) Sekira pukul 16.00 Wib, Dengan modus operandi terlebih dahulu menunggu kendaraan Dump Truck yang keluar dari lokasi galian pasir dengan berpura-pura meminta tolong menumpang dan meminta tolong membawakan Kayu Mahang yang sengaja di tumpuk di pinggir jalan.

Setelah kedua tersangka masuk dalam mobil Damp truck langsung mengancam korban (Supir) dengan Kampak yang sudah disediakan tersangka SP Alias Ad.

“Kedua tersangka ini dilakukan penangkapan di daerah yang berbeda, SP Alias AD ditangkap di Tanjung Medan Kecamatan Pujud. Sedangkan JN Alias JNT diamankan Di Pujud. Perbuatan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 Ayat (2) KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan,” Jelas Faizal Ramzani.SH.

AKP Faizal Ramzani kembali menerangkan terkait kasus pengungkapan tindak pidana Kehutanan dengan tersangka BI Alias CES Warga Bengkalis dengan barang bukti kayu olahan tanpa dokumen dengan berat lebih kurang 1.5 Ton dengan satu unit Mobil Mitsubishi L300 warna hitam tanpa Nomor Polisi.

Penangkapan tersangka dilakukan Minggu (2/12/18) Saat salah satu Anggota Reskrim Polres Rohil Briptu Mirwan Raniyus melihat mobil yang sedang dibawa tersangka mencurigakan, karena melebihi kapasitas muatan.

Anggota akhirnya terus mengikuti mobil tersebut sejak dari tanah merah dan akhirnya di Jalan Lintas Riau Sumut tepatnya di Kepenghuluan Rantau Bais, Anggota bersama Satlantas yang sedang piket saat itu berhasil memberhentikan mobil tersebut.

Saat diberhentikan di dalam mobil tersebut diketahui ada tiga orang penumpang saat itu, Namun dua orang berhasil melarikan diri.

Berdasarkan keterangan tersangka BI Alias CES, bahwa yang membeli dan memliki Kayu tersebut adalah Andi Warga Bukit Kerikil Bengkalis yang dibeli dari seseorang bernama Ponijo di Daerah Tanah Merah.

“Terhadap perbuatan tersangka BIS Alias CiS kita Jerat dengan Pasal 12 Huruf e Jo Pasal 83 Ayat 1 Huruf B UU RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Jo 55 KUHpidana, ” Terang AKP Faizal Ramzani.

Selanjutnya dalam kasus pengungkapan Pupuk Oplos tanpa izin dalam tindak pidana perdagangan perindustrian serta perlindungan konsumen dan sistim budidaya tanaman, KBO Sat Reskrim Iptu Amri Abdullah SIK Menerangkan telah menahan tiga orang tersangka Warga Bagan Batu Yaitu KI, Alias Karia, ST Alias Adi dan DT.

Dijelaskan bahwa modus operandi ini dilakukan dengan cara mencampur pupuk ZA dan Mob dengan menjual pupuk oplosan tersebut dengan Pupuk KCL.

Dari keterangan tersangka KI Alias Karia bahwa usaha Pupuk Oplosan ini sudah dilakoni selama dua tahun dengan keuntungan per karung sebesar Rp. 20.000, soal pemasaran pupuk oplosan ini sudah beredar di beberapa Wilayah di Rokan Hilir dan Rokan Hulu.

“Saat dilakukan penangkapan,” Terangnya AKP Fausal Ramzani SH .(Tutur Suriadi MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini