MEDIA PURNA POLRI,JABAR- Sabtu Tanggal 07 April 2018 Pukul 11.30 sd 14.30 Wib, bertempat di Ballroom Puri Begawan Jl Pajajaran Kel. Br. Siang Kec. Bogor Timur Kota Bogor. Berlangsung Giat Konvensi Nasional Galang Kemajuan(GK) Jokowi. Hadir dalam giat tersebut
Presiden RI Bpk. Joko Widodo yg didampingi Jend Purn Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan,Jend Purn Wiranto, Menkopolhukan, Bpk. Tjahjo Kumolo, Mentri Dalam Negeri, Bpk. Saleh Husin, Mantan Menteri Perindustrian, Bpk. Teten Masduki, Koordinator Staf Khusus Presiden,Ibu Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Para Delegasi GK Jokowi se Indonesia.
Presiden RI tiba pukul 11.37 WIB di Puri Begawan, Jl Pajajaran, Kec Bogor Timur. Acara dimulai dengan diawali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diiringi oleh Paduan suara GK yg dilanjutkan penayangan Video Testimoni sahabat GK.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum GK, Bpk Kelik Winarwan melaporkan kegiatan dengan menampilkan keberhasilan pembangunan Infrastruktur di Indonesia, Pembangunan karakter manusia dan perjalanan Ir H Joko Widodo dari Walikota sampai Presiden RI. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Seremony penggantian dari Logo GK Center menjadi GK Jokowi.
Penekanan tombol oleh Ketua Umum GK Jokowi, Bpk Kelik Wirawan dilanjutkan pembacaan Pakta GK Jokowi. Selanjutnya Pakta GK Jokowi diserahkan kepada Presiden RI.
Bapak Jokowi menyampaikan pengarahan sekaligus memberikan sambutan yg diawali ucapan Terimakasih banyak atas waktu yg telah diluangkan kita punyai adalah militansi. Dan Beliau menekankan bahwa Kita diserang oleh berbagai isu.

Namun sekarang masyarakat semakin matang, mengerti mana yang fitnah, mana yg hoax. Lanjut Beliau Kita terus berusaha melakukan pemerataan pembangunan, sembangunan infrastruktur di Papua, meskipun medannya berat itu tetap kita bangun, karena merupakan bagian dr wilayah Indonesia.
Negara kita Negara besar, bentangan dari sabang sampai merauke, dengan tantangan yg besar kita harus mampu menghadapinya. Presiden menyinggung pula mengenai Sertifikat,Saya telah menginstruksikan kepada Menteri terkait agar target 5 juta sertifikat tanah harus keluar dari BPN. Kita masih mempunyai pekerjaan besar yg harus kita selesaikan satu persatu. Dan saya yakin pada GK di kepemimpinan Bapak Kelik semangat untuk bekerja akan muncul untuk kita dapat terus bekerja membangun Bangsa ini. Setelah pengarahan Presiden ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (Rudy)



