MPP, Kota Bandung – Calon walikota Bandung nomor urut 1, H. Nurul Arifin dalam rangka kampanye pemilihan walikota Bandung periode 2018 – 2023, kembali mengadakan acara turba (turun ke bawah) di Pasar Ujung Berung, dilanjutkan ke RT.02 RW.09 Cigending, dan Rt.01 RW.04 Karang Anyar I Kotamadya Bandung pada hari Kamis 29 Maret 2018 sekira Pukul 09.00.Wib.

Acara kampanye model turba dilakukan demi mendekatkan diri langsung kepada masyarakat yang tujuannya agar bisa mendengar aspirasi dari masyarakat, sehingga bila terpilih, dapat memberikan solusi bagi aspirasi masyarakat. Selain itu, diharapkan oleh masyarakat agar kebiasaan turba ini tetap dilakukan apabila terpilih nantinya.

Sebagaimana diketahui, pasangan Calon Walikota Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat (Nuruli) didukung oleh Golkar, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo dengan mengusung slogan Bandung Geulis Bandung Harmonis.

Di hadapan masyarakat yang telah menantinya sejak pagi, Nurul mengatakan bahwa Bandung adalah kota yang kaya, tapi distribusi kesejahterannya belum merata. Tim Nuruli telah mengadakan kajian-kajian berdasarkan aspirasi masyarakat sejak Juni tahun lalu, jadi berdasarkan kajian itu, insentif-insentif bisa ditingkatkan bagi pemangku jabatan RT, RW, guru-guru PAUD, marbot dan kader posyandu. Bagaimanapun mereka adalah ujung tombak yang mengurusi masyarakat secara langsung. Nurul berjanji bila terpilih akan menambah honor untuk RT yang asalnya Rp 200.000,00 per bulan menjadi Rp 500.000,00 per bulan dan honor untuk RW 300.000,00 per bulan menjadi Rp 1.000.000,00 per bulan, dan insentif untuk kader posyandu akan ditambahkan Rp 1.000.000 per bulan dari yang telah diterima sekarang, guru PAUD dan marbot akan diberikan honor masing-masing Rp 250.000,00 per bulan.

Untuk menjaga agar Bandung tetap geulis dan harmonis, pasangan Nuruli mencanangkan tujuh program unggulan, yaitu pertama menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan bebas dari korupsi dan pro rakyat, kedua menciptakan pemerataan pendidikan untuk semua, ketiga membangun sarana, prasarana dan fasilitas kesehatan masyarakat, keempat membangun ekonomi rakyat berbasis pada ekonomi pro rakyat, kelima membangun tata kota yang sesuai dengan lingkungan hidup, keenam menciptakan kota Bandung sebagai kota yang ramah terhadap perempuan, anak dan disabilitas, ketujuh menciptakan kehidupan beragama.
Selanjutnya, Nurul berjanji akan membuat kebijakan yang memihak masyarakat Bandung, yaitu bagi setiap minimarket ataupun supermarket supaya menyediakan 10% – 15% tempatnya untuk menampung produk-produk yang dihasilkan oleh warga masyarakat Bandung, jadi dari Bandung oleh Bandung untuk Bandung. Itu yang disebut program Balik Bandung.

Lebih lanjut, Nurul akan berusaha membuat lebih banyak ruang terbuka hijau di setiap RW Kota Bandung yang berjumlah 1.600 RW. Selain itu Nurul mencanangkan program Bandung Caang, demi kenyamanan dan keamanan warga kota Bandung, terutama wanita dan anak-anak. Program ini akan mencanangkan penerangan yang memadai untuk setiap pelosok Kota Bandung. Keseluruhan program ini dinamakan Program Bandung balik ka Indung.

Bila Nurul terpilih, warga masyarakat Bandung akan turut menuliskan sejarah baru, yaitu Kota Bandung dipimpin pertama kalinya oleh seorang wanita. (Wandha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini