
MPP, Pematang Johar-Sumut- Negara Indonesia sekarang ini sedang dijajah oleh bahaya Narkoba.Polri dan kalangan masyarakat gencar-gencarnya memerangi Narkoba, untuk mengantisipasi tentang bahaya Narkoba. Maka itu Kades terpilih Sudarman S.Pd melakukan Cipta Kondisi dan membimbing serta melakukan Shuftrafi bekerjasama dengan Polri melalui Polsek yang di wakili oleh Polmas dan TNI di wakili oleh Babinsa guna melaksanakan “P4GN” (Pencegahan,Pemberantasan,Penyalahgunaan,dan Peredaran Gelap Narkoba) yang di adakan di Kantor Desa Pematang Johar Jl. Mesjid dusun X jam 21.00 wib sampai dengan selesai, Sabtu (03/03/2018).

Sebelum melakukan sweeping, Perwakilan dari TNI – Babinsa yaitu Bapak Serka Saiful memberikan Pencerahan sedikit tentang bahaya Narkoba terhadap kalangan remaja dan Kepling-kepling yang ikut berpartisipasi dalan rangkan cipta kondisi ini.
Babinsa mengatakan kegiatan yang dilakukan sekarang ini Adalah salah satu kegiatan yang akan di lakukan dalam masyarakat di Desa Pematang Johar dengan jangka panjang dan bertujuan agar para remaja mengetahui bahaya dari pada Narkoba, mari kita sehat tanpa Narkoba,” Katanya.
Secara bersamaan Kades yaitu Bapak Sudarman S.Pd juga memaparkan dan mengatakan bahwa Kegiatan ini adalah salah satu program dari saya, Yaitu “P4GN” (Pencegahan,Pemberantasan,Penyalahgunaan,dan Peredaran Gelap Narkoba). Karena saya nantinya akan berbaur dengan masyarakat dan kegiatan ini akan saya lakukan disemua tempat yg ada di Desa Pematang Johar ini “Imbaunya”.
Kades Desa Pematang Johar ini, Dalam sambutannya mengucapkan terima kasih banyak kepada para remaja-remaja, Para Kepling-kepling dan Para Tim penggiat anti Narkotika serta Awak Media (Pers) yang telah melakukan dan membantu program saya dan Pelayanan saya ke Masyarakat. Dan apa yang telah kita lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat kita semua. Dan operasi cipta kondisi ini kita lakukan semata2 hanya untuk menyelamatkan generasi kita dari kehancuran, Sungguh ini tanggung jawab yg berat , Tapi harus kita lakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban terhadap amanah yg sudah di berikan oleh masyarakat serta di hadapan Allah Swt, Mohon doa dan kerjasama dari seluruh masyarakat agar kampung kita bisa kembali hidup damai, religius dan sejahtera “ujar Kades”.

Sementara itu perwakilan dari Polsek yaitu Babinkamtibmas Aiptu H. Simanjuntak dalam materinya sebagai pendukung program ini mengatakan bahwa Pemakai Narkoba bukan hanya masyarakat awam, tetapi para Personil Polri dan TNI ada juga yang terlibat memakai Narkoba. Jadi tidak pandang bulu efek samping dari Narkoba ini.
“Narkoba adalah penjajah Bangsa kita saat ini, Narkoba adalah Narkotika yang mengandung zat psikotropika Egiptik yang dapat merusak syaraf otak, Yang dapat mematikan,” Paparnya.
Lanjutnya, Akibat orang yang sudah kecanduan Narkoba mereka dapat saja melakukan kejahatan seperti mencuri dan pemerkosa. Oleh sebab itu bagi remaja dan kita khususnya jangan coba-coba ingin menikmati Narkoba tersebut.
“Bagi orang yang kedapatan memakai Narkoba hukumannya bisa hukuman mati. Dalam segi Agama juga ini sangat di larang karena sudah merusak moral anak Bangsa. Dan kepada kita Orang tua mari kita awasi kegiatan anak-anak kita,” Ujar Polmas.
Pantauan Media Purna Polri, Dalam kesempatan tersebut diadakan tanya jawab masalah langkah2 dalam melakukan Shuftrapi yg akan di mulai dari Dusun 1 sampai Dusun 15 agar bisa satu visi, Satu misi dan satu program dalam kegiatan ini. (JL/SG/Team MPP)



