
Ciamis, MP-POLRI – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis mengajak masyarakat menjadi pemilih cerdas, rasional, dan bertanggung jawab. Pendidikan pemilih berkelanjutan dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk membangun demokrasi yang berkualitas.
Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 digelar di Aula Hotel Tyara Ciamis, Senin (26/10/2026), dengan menghadirkan narasumber nasional.
Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu Ahli Utama Sekretariat Jenderal KPU RI, Purwoto Ruslan Hidayat, menegaskan kualitas pemilu tidak hanya bergantung pada regulasi, logistik, dan kesiapan petugas, tetapi juga pada perilaku pemilih.
Ia memaparkan empat ciri pemilih cerdas: pertama, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara serta menggunakan hak pilih di TPS. Kedua, menentukan pilihan berdasarkan program kerja dan gagasan peserta pemilu. Ketiga, menjaga etika demokrasi dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian maupun informasi yang belum terverifikasi. Keempat, ikut mengawasi jalannya pemilu secara santun, objektif, dan bertanggung jawab.
Purwoto juga mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyebarkan dugaan pelanggaran pemilu yang belum terbukti. Jika menemukan indikasi pelanggaran, sebaiknya menyampaikan laporan kepada pihak berwenang, termasuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
“Pemilih yang cerdas adalah pemilih yang memahami hak dan kewajibannya, melihat program kerja, menjaga etika, serta mengawasi dengan santun. Jika ada yang tidak beres, laporkan kepada pengawas dan jangan langsung memviralkan informasi yang belum diverifikasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh pihak memiliki tanggung jawab menjaga etika demokrasi, mulai dari penyelenggara, peserta, hingga masyarakat. Perbedaan pilihan tidak seharusnya memicu kebencian.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, mengapresiasi perhatian pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI serta jajaran KPU RI terhadap peningkatan kualitas demokrasi di Ciamis.
“Pendidikan pemilih menjadi bagian yang sangat penting dalam membangun demokrasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah dan pihak terkait perlu melaksanakan pendidikan pemilih secara terencana dan berkesinambungan agar menjangkau seluruh lapisan, mulai dari generasi muda, pemilih pemula, kelompok perempuan, masyarakat pedesaan, hingga kelompok yang membutuhkan akses informasi lebih luas.
Ia berharap sosialisasi ini meningkatkan kesadaran warga Ciamis untuk menggunakan hak pilih secara cerdas dan rasional.
“Pendidikan pemilih berkelanjutan harus kita jadikan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang sadar politik dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa, khususnya Kabupaten Ciamis,” katanya.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Anggota DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa sebagai narasumber. Politikus Partai Golkar yang mewakili daerah pemilihan Jawa Barat X dan bertugas di Komisi XI DPR RI itu memberikan penguatan materi.
Melalui kegiatan ini, KPU mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara, menilai program peserta pemilu secara kritis, menjaga etika berpolitik, serta mengawasi proses demokrasi secara bertanggung jawab.
KPU juga mengajak masyarakat untuk menentukan pilihan berdasarkan informasi yang benar, bersikap cerdas dan rasional, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan politik.
(Amin)



