
Parungpanjang, Kabupaten Bogor 4, MP-POLRI —Perbincangan warga terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, ramai menjadi pembahasan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Informasi yang dihimpun media purna polri Bogor menyebutkan, sebuah mobil jenis Kijang diduga bermuatan BBM solar subsidi diamankan di wilayah Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, pada Jumat (15/05/2026).
Kabar tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan memicu berbagai tanggapan warga. Sejumlah warga mengaku geram apabila dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut benar terjadi, terlebih di tengah kekhawatiran masyarakat terkait potensi terganggunya distribusi energi dunia.
Tim Media Purna Polri yang berada di salah satu warung nasi uduk di wilayah Parungpanjang juga mendengar langsung perbincangan warga mengenai adanya mobil Kijang yang diduga membawa solar subsidi dan disebut-sebut telah diamankan di Mapolsek Parungpanjang.
“Katanya ada mobil Kijang isi solar subsidi diamankan Polsek Parungpanjang sebanyak 1.000 Liter. Warga berharap kasus seperti ini benar-benar ditindak,”_ ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Dalam informasi yang berkembang di masyarakat, dugaan pengelola atau pemilik BBM subsidi tersebut disebut berinisial *“H”* yang diduga biasa beroperasi di sejumlah SPBU sekitar lokasi. Namun hingga saat ini, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.
Sementara itu, Pihak Polsek saat dikonfirmasi langsung ke Kapolsek Parungpanjang, Kompol Mohamad Taufik S.H., M.H.,saat dihubungi Media Purna Polri melalui aplikasi WhatsApp telah menjawab pesan singkat Kapolsek menjawab Ya betul masih Lidik. Minggu (17/05/2026).
Berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, pengungkapan dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi tersebut disebut berawal dari investigasi lapangan yang dilakukan sejumlah awak media di wilayah Parungpanjang.Investigasi tersebut dikabarkan melibatkan beberapa redaksi media bersama jajaran wartawan yang selama ini aktif melakukan pengawasan sosial di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya.
Dalam perbincangan warga, disebutkan pula bahwa investigasi tersebut turut ditangani langsung oleh Pendiri sekaligus Pimpinan Redaksi Barometer Indonesia News, Hendrawan S.E,.S.Tart,.S.H
serta Pimpinan Media KriminalXpost, Yusuf, bersama sejumlah wartawan lainnya. Namun demikian, informasi tersebut masih Dugaan berdasarkan keterangan masyarakat dan belum ada pernyataan jelas baru sebatas Dugaan.
“Sejumlah warga mengaku mengapresiasi langkah para jurnalis yang dinilai konsisten menjalankan fungsi sosial kontrol di tengah masyarakat.
“Kalau memang benar berawal dari investigasi wartawan, kami masyarakat sangat mengapresiasi. Karena persoalan solar subsidi ini sudah lama jadi keluhan warga,”_ ujar salah satu warga Parungpanjang.
Warga berharap pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi dapat terus dilakukan secara bersama-sama, baik oleh aparat penegak hukum, pemerintah, maupun insan pers, guna mencegah terjadinya dugaan penyalahgunaan yang merugikan masyarakat.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui secara pasti jumlah BBM yang diduga diamankan, asal BBM tersebut, maupun status hukum dari kendaraan yang dimaksud.
Peristiwa ini memicu kegaduhan dan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat karena BBM subsidi merupakan komoditas yang pengawasan dan distribusinya diatur negara untuk kepentingan masyarakat luas. Warga pun meminta aparat penegak hukum bertindak transparan dan tegas apabila ditemukan adanya praktik penyalahgunaan BBM subsidi.
Masyarakat juga berharap seluruh unsur, baik aparat, Pemerintah, maupun masyarakat sipil dapat ikut melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu demi keuntungan pribadi.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
(MP-POLRI/M.Yusup)



