
Pemalang,MP-POLRI – Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Kodim 0711/Pemalang terus melaksanakan berbagai kegiatan non fisik guna meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi administrasi kependudukan dan penyuluhan pertanian yang digelar di Balai Desa Klarean, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok tani serta warga Desa Klarean dengan penuh antusias. Program non fisik TMMD ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya administrasi kependudukan serta peningkatan hasil pertanian guna mendukung kesejahteraan warga.
Dalam kegiatan tersebut, sosialisasi administrasi kependudukan disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pemalang, Bapak Robert Hastono, SH. Ia menjelaskan pentingnya kepemilikan dokumen administrasi kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Administrasi kependudukan sangat penting karena menjadi dasar dalam mendapatkan pelayanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga urusan perbankan. Kami mengimbau masyarakat agar tertib administrasi dan segera melengkapi dokumen kependudukannya,” jelas Robert Hastono, SH.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini Disdukcapil Kabupaten Pemalang terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sistem digital dan pelayanan jemput bola agar masyarakat lebih mudah dalam mengurus dokumen kependudukan.
Sementara itu, penyuluhan pertanian disampaikan oleh Bapak Nazarudin selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian dan Kelautan Kabupaten Pemalang. Dalam penyuluhannya, ia memberikan edukasi tentang cara meningkatkan produktivitas pertanian, penggunaan pupuk yang tepat, hingga pengendalian hama tanaman secara efektif.
Menurut Nazarudin, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa sehingga perlu adanya peningkatan pengetahuan dan inovasi di bidang pertanian.
“Petani harus mampu mengikuti perkembangan teknologi pertanian agar hasil panen meningkat. Penggunaan pupuk harus sesuai dosis dan kebutuhan tanaman, serta penting menjaga kesuburan tanah agar produktivitas pertanian tetap baik,” ungkap Nazarudin.
Ia juga mengajak para petani untuk memanfaatkan pendampingan dari para penyuluh pertanian sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi.
Kegiatan non fisik TMMD tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Klarean. Selain menambah wawasan, masyarakat merasa terbantu dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan yang langsung menghadirkan narasumber dari instansi terkait.
Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026, Kodim 0711/Pemalang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, namun juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan penyuluhan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
(AD1)



