MEDIA PURNA POLRI,KAB.BANDUNG- Banjir di wilayah Kec. Dayeuh Kolot dan wilayah Kec. Baleendah kembali terendam ketika di guyur hujan lebat semalam suntuk, (13/01/2019).

Kapolsek Dayeuh Kolot Kompol RISNANTO. SE bersama Anggota, Danramil Dayeuh Kolot Kapten Inf. YEVI YUHANA bersama Anggota Babinsa nya juga Muspika Kecamatan Dayeuh Kolot dan juga Kepala Desa Dayeuh Kolot Bpk YAYAN SETIYANA bersama Perangkatnya Sinergi dalam mengatasi dan mengevakuasi warga masyarakat yang terkena Musibah Banjir di wilayahnya.

Kapolsek Kompol Risnanto, Danramil Kapten Inf Yevi Yuhana dan Kepala Desa Dayeuh Kolot juga Muspika Kecamatan Dayeuh Kolot bersatu dalam Perahu karet mengecek lokasi dari Kp Bojong Asih dan Cilisung, tepatnya dari Bantaran sungai Citarum yang berada di wilayah Desa Dayeuh Kolot Kab.Bandung.

Menurut Penuturan Kapolsek Dayeuh Kolot Kompol Risnanto dan Babinsa Dayeuhkolot SERKA EMIL ketika dikomfirmasi oleh Media purna polri (MPP) menuturkan bahwa ketinggian debit air bervariasi dari 20.cm — 120.cm bahkan di dekat bantaran Sungai Citarum ada yang mencapai kurang lebih 145.cm. Tapi Alhamdulillah semua bisa teratasi dengan aman dan kondusif tidak ada korban jiwa, Tuturnya.

Adapun menurut penuturan beberapa warga korban banjir, yang enggan di sebut namanya daerah kami memang sudah tidak aneh lagi setiap di guyur hujan pasti banjir, itu di sebabkan pendangkalan sungai Citarum, mudah- mudahan dengan adanya program Citarum Harum nantinya bisa membuahkan hasil yang maksimal.

Selain dari sungai Citarum juga dikarenakan melubernya air hujan dari jalan karena tersumbatnya Drenase di sisi jalan yang sudah tidak stabil, bahkan luar biasanya lagi di pinggir jalan raya Dayeuh Kolot sebelah kanan dari arah Bandung, tepatnya dari Gapura Desa Dayeuh Kolot menuju pertigaan Dayeuh Kolot yang melalui depan lapangan Yonzipur lll/YW sampai depan Koramil Dayeuh Kolot sama sekali tidak ada dranase atau gorong-gorong saluran airnya.

Ini bisa di pastikan ketika kami menyaksikan ada proyek penggalian kabel PLN baru-baru ini. Kami tidak tahu apakah memang ada atau tertimbun karena tidak terpelihara kami sebagai warga Dayeuh Kolot menghimbau kepada pihak yang terkait agar kiranya bisa memperhatikan dan membenahi drenaise atau saluran air di tepi jalan agar bisa menimalisir ketinggian air yang masuk ke pemukiman penduduk Desa Dayeuh Kolot ketika musim hujan, Ujar salah satu Warga Desa Dayeuh Kolot penuh harap.

Sedangkan disisi lain di daerah Kec. Baleendah tepatnya di Kel. Andir menurut Kasi Humas Polsek Baleendah Polres Bandung AIPTU AGUS FIRMAN ketika dikomfirmasi sama MPP, Beliau menuturkan bahwa ketinggian debit air di Kelurahan Andir sangat siknifikan dan bervariasi dari 20cm s/d 130cm.
Sehingga Banyak kendaraan roda dua maupun Roda 4 sempat mogok ketika mencoba melintasi genangan banjir di Jln Raya Andir.

Juga banyak perabotan rumah tangga seperti lemari kursi dan perabotan lainnya banyak yang tidak bisa di selamatkan. Karena naiknya air begitu cepat dan tiba-tiba dan tidak dapat di prediksi, ada juga di karenakan penghuni rumah dalam keadaan kosong karena di tinggal beraktivitas sama penghuninya ini karena di wilayah kami mayoritas penduduknya buruh pabrik.

Tapi walaupun demikian Alhamdulillah semua bisa teratasi dengan aman dan kondusif karna para korban banjir bisa kami evakuasi dengan aman selamat ke tempat pengungsian Aula Serbaguna kelurahan Baleendah Kab.Bandung, Ujarnya.
(Robinson/Team MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini