MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Terkait keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Tambora Jakarta Barat yang kini tidak terawat, DPRD DKI Jakarta menggelar rapat sinkronisasi serapan anggaran di Komisi Pembangunan DPRD DKI Jakarta bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun, suasana rapat menjadi tegang. Pasalnya, salah satu anggota Komisi D menyampaikan berulang kali kalimat ‘Kalijodo dikuasai preman’.

Kalimat tersebut Ia lontarkan lantaran kekesalannya mengenai kondisi terkini RPTRA Kalijodo. Menurutnya, taman yang mempunyai luas 5.489 M2 itu kini sangat memprihatinkan karena tidak sedikit pohon dan rumput yang mati, bangunan pun banyak yang tidak terurus, parahnya lagi, pengelolaannya kini diambil alih oleh preman.

“Saat kami datang, mereka mengaku security. Tapi saat kita tanya dibayar berapa, mereka bilang tidak dibayar tapi swadaya. Ini kan sama aja preman,” Ujar Bestari di tengah rapat, Selasa (07/08/18).

Bestari yang kala itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama ketua DPRD DKI Jakarta menemukan sejumlah kelalaian pengelolaan aset daerah yang seharusnya dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

“Kelalaian itu salah satunya ruangan pengelola kini dijadikan tempat penyimpanan botol-botol minuman,” Lanjutnya.

Bestari menambahkan, penjualan minuman botol tersebut diduga dikelola langsung preman penjaga RPTRA Kalijodo. Padahal 100 meter ke belakang taman ada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) resmi yang pernah dibina Pemprov DKI.

“Penjualan minuman botol dilakukan di pintu masuk RPTRA. Sedangkan penjual resmi yang berstatus UMKM ditempatkan di belakang,” Tambah Anggota Dewan dari Partai Nasdem itu.

Ia juga meminta kepada Kepala Dinas Kehutanan Djafar Muchlisin agar mengurungkan niatnya memangkas biaya perawatan seluruh Ruang Terbuka Hijau (RTH) di ibukota sebesar Rp 1,5 Miliar dalam APBD perubahan 2018.

“Jangan coba-coba kurangi anggaran perawatn RTH, kalau bisa ditambahkan. Tidak logis bila SKPD yang seharusnya melakukan perawatan RTH justru mengurangi anggarannya,”Ucapnya.

Menurut pantauan awak media di RPTRA Kalijodo, terlihat sejumlah rumput dan taman banyak yang rusak dan mengering, taman tidak lagi terlihat asri. Di sisi lain terlihat tanah yang gersang akibat tidak ada lagi rumput di atasnya.(Indra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini