MEDIA PURNA POLRI,TALIABU-Pembangunan RKB SMP Negeri 1 Taliabu Barat Laut (Desa Salati) diakui belum dapat diselesaikan karena persoalan teknisi.

Pasalnya RKB tersebut dianggarkan melalui Dana Alokasi Kusus (DAK) tahun 2016, dimana pekerjaan berbentuk swakelola oleh pihak sekolah yang pencairannya baru mencapai 80 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 530.875.000 oleh CV. Taba Prima.

Hal ini dibenarkan oleh Kasubag Keuangan dan Perencanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Minggu ( 3/6/2018). kata dia, proses pencairan dilakukan secara bertahap.

Tahap pertama 30 Persen, tahap kedua 25 persen tahap ketiga 25 persen dan tahap ke empat 20 persen dari pagu anggaran yang dialokasi.

Dalam pelaksanaan pekerjaan terjadi keterlambatan dalam Fisik, disebabkan karena realisasi anggaran tahap terakhir dibeberapa bidang penerima Dana Alokasi Kusus (DAK) 2017, salah satunya di bidang pendidikan tidak terealisasi dan itu menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan untuk menyelesaikan dengan memploting anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk menyelesaikan pekerjaan fisik tahap terahir, “Jadi pekerjaan tersebut bukan tidak diselesaikan tapi hanya persoalan tekhnis” Jelas M.Natsir Rerry Kasubag keuangan dan Perencanaan Dinas Pendidikan Pultab, (Isto).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini