
MEDIA PURNA POLRI,KARAWANG- Ibu muda Susilawati (25) tahun tega mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri memakai kain samping yang diikatkan di bambu geladak ruang tengah dengan cara naik ke motor yang ada di dalam ruangan rumahnya sendiri.
Kanit Reskrim Polsek Kotabaru,Aiptu Ahmad Saripudin membenarkan adanya warga Desa Gandoang yang meninggal karena Gantung diri.kepada Awak Media pada Senin 14/05/2018.
Sekitar jam 07,15 di ruang tengah, awal di ketahui oleh suaminya Adi, Adi berteriak minta tolong, Wawan paman korban datang ke tempat di mana Susilawati gantung diri,Ujar Aiptu Ahmad Saripudin.
Adi suami korban tidak menyangka istrinya, Susilawati gantung diri.
“Semalam Susi dan saya tidur bareng, tidak ada masalah bahkan kami tidak cekcok (ribut)”,Ujar Adi kepada Awak Media.
“Sekitar pukul enam pagi saya panaskan motor dan saya antar anak sekolah ke PAUD Karisma Darusallam.sebelum berangkat antar anak, saya sempat pamit ke Susilawati”Tuturnya.
“Setelah saya pulang saya buka pintu rumah, saya keget Susilawati sudah menggantung di kain samping yang terikat di bambu geladak diruangan tengah rumah”,Tambah Adi sambil terlihat Sedih.
“Susilawati murni gantung diri, karena sesuai hasil pemeriksaan RS dan sesuai ciri-ciri orang yang gantung diri”,Ucap Kanit Ahmad kepada awak media.

“Ketika itu Korban di turunkan dari kain yang melilit leher ternyata korban masih bernapas, dan di bawa ke Rumah sakit Titian Bunda,namun sudah terlambat dan nyawanya tak tertolong lagi”,Kata Wawan.
Korban Susilawati yang sehari-hari bekerja di PT Seyon Purwakarta itu,mengakhiri hidupnya dengan alasan yang sampai saat ini belum di ketahui motifnya.
Karena pihak keluarga tidak mau korban di visum dan pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan atas meninggalnya Susilawati,maka pihak keluarga membawa pulang korban untuk di makamkan.
Susilawati tinggal di Dusun Gandoang, warga Dusun Gandoang RT 01 RW 08 Desa Pangulah Selatan,Kecamatan Kotabaru,Kabupaten karawang.(Margono S)



