
MEDIA PURNA POLRI, MAJALENGKA – Hari Kamis, sekitar Pukul 10.Wib, Nampak Warga Masyarakat Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Datang berbondong-bondong ke Kantor Balai Desa, Kehadiran nya tersebut Yaitu akan menyampaikan Aspirasi, Terkait Penyaluran Dana Bansos Covid-19. Menurut mereka di Nilai tidak tepat Sasaran. (11/06/2020).
Kehadiran Warga Masyarakat disambut oleh Pihak pemerintahan Desa yang kemudian di tempatkan di Pendopo Balai Desa untuk menyampaikan Aspirasinya, Masyarakat pun kemudian menyampaikan Uneg-Unegnya secara gamblang Kepada Kepala Desa, perihal Bantuan Langsungsung Tunai (BLT) dan Bangub, yang dinilai Tidak tepat sasaran.
Masyarakat memohon kepada Pemdes
Agar menyikapi secara bijak, karena yang mendapatkan Bantuan tersebut dinilai mampu, sementara Masyarakat yang benar-benar kehilangan mata pencaharian akibat dampak Covid-19 Justru tidak mendapatkan bantuan. Lebih ironisnya Lagi, Dalam penyaluran Bantuan Gubernur (Bangub) yang dapat bantuan tersebut di antaranya adalah Aparat Desa.
Menanggapi hal yang disampaikan oleh Warga Masyarakat, kepala Desa Palasah Surandi.S.Kom,“ Alhamdullillah Saya Merasa Senang bila Warga Masyarakat Datang ke Kantor Desa untuk menyampaikan Keluhan apapun,Itulah bukti Demokrasi, Pada dasarnya kami selaku pemerintah Desa sudah berusaha keras untuk memperjuangkan berbagai Bantuan untuk Masyarakat, Terkait Aparat Desa yang Mendapat bantuan Bangub memang dari pihak kami mengajukan seluruh Aparat Desa ke pusat, Namun yang di Realisasi hanya Empat Orang, Hal itupun mengenai Bantuan yang mereka terima sudah di Alihkan Kepada warga yang lebih ber hak, Itu adalah sebagai bukti nyata, Pemerintahan Desa sudah bekerja dengan semaksimal mungkin !” Paparnya di hadapan Warga Masyarakat yang menyampaikan Aspirasi.
Ditambahkanya pula oleh Surandi, Masyarakat Desa Palasah yang mendapat kan Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)
Yaitu 154 KK, sementara yang mendapat Bantuan Sosial Tunai.(BST) yaitu 64 KK. Dan yang Menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yaitu 210 KK !” Pungkasnya.
Seiring dengan berakhirnya Penjelasan terkait Bansos Covid-19 yang di sampaikan Oleh kepala Desa Palasah secara Gamblang, Akhirnya Warga Masyarakat pun membubarkan diri dengan tertib ke Rumahnya Masing-masing.
(W.Darmawan).



