Ciamis, MP-POLRI – Mencegah tawuran dan paham radikalisme sejak dini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis masuk ke sekolah.

Bertempat di Aula SMP Negeri 1 Ciamis, Selasa (28/10/2026), Kesbangpol memberikan pembekalan khusus tentang pencegahan radikalisme, kekerasan anak dan kenakalan remaja kepada ratusan siswa.

Kepala Bidang Kesbangpol Ciamis, Aang Setiawan mengatakan, pelajar SMP menjadi sasaran strategis karena rentan terpapar pengaruh negatif di era digital.

“Tujuannya mengenalkan bahaya-bahaya yang sekarang banyak terjadi, seperti tawuran dan kenakalan remaja,” ujar Aang.

*Kedepankan 3 Pilar*

Dalam sosialisasi ini, Kesbangpol menekankan tiga pilar utama: pencegahan, penegakan hukum dan kemitraan.

Pencegahan dilakukan dengan edukasi agar siswa mampu mengenali potensi ancaman yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Sementara kemitraan mendorong keterlibatan sekolah, keluarga, pemerintah dan masyarakat.

Menurut Aang, sekolah tidak hanya tempat mengejar nilai akademik, tetapi juga tempat membentuk karakter. Siswa harus belajar dewasa, bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah tanpa kekerasan.

*Bentengi Siswa dengan Toleransi*

Lebih dari sekadar melarang, Kesbangpol mendorong siswa untuk aktif membangun toleransi dan kerukunan antarpelajar.

Para siswa diajak untuk menghormati perbedaan, menjaga komunikasi yang baik dan tidak mudah terprovokasi informasi di media sosial yang dapat memecah persatuan.

“Perbedaan pendapat tidak harus berujung pada pertengkaran atau kekerasan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Kesbangpol berharap SMP Negeri 1 Ciamis menjadi contoh lingkungan pendidikan yang aman, kondusif dan harmonis. Siswa diharapkan menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan dan menolak segala bentuk kekerasan.

(Al Amin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini