Lamandau, Kalimantan Tengah, MP-POLRI — Pemerintah Desa Sungai Buluh menyambut baik peresmian ambulans desa yang diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta mempercepat penanganan warga yang membutuhkan pertolongan medis, khususnya dalam kondisi darurat.

Peresmian ambulans Desa tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026). Kehadiran kendaraan operasional ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih mudah, cepat, dan tepat.

Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sungai Buluh, Madi V. Batara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Lamandau beserta rombongan atas perhatian dan dukungan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa.

“Atas nama Pemerintah Desa Sungai Buluh dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati Lamandau beserta rombongan atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat Desa kami,” ujar Madi V. Batara dalam keterangannya.

Menurut Madi, keberadaan ambulans desa merupakan fasilitas penting untuk membantu masyarakat yang mengalami kondisi darurat, sakit mendadak, kecelakaan, maupun pasien yang membutuhkan rujukan ke puskesmas atau rumah sakit.

Selama ini, keterbatasan sarana transportasi dan jarak menuju fasilitas kesehatan menjadi salah satu kendala yang dihadapi masyarakat ketika membutuhkan pelayanan medis.

Dengan hadirnya ambulans tersebut, Pemerintah Desa Sungai Buluh berharap kendala transportasi dapat diminimalkan sehingga masyarakat bisa mendapatkan pertolongan medis dengan lebih cepat.

Madi menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Sungai Buluh akan mengatur penggunaan ambulans secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab dengan mengutamakan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ambulans tersebut diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan transportasi medis, terutama pasien dalam kondisi darurat dan masyarakat yang memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan.

Penggunaannya akan dikoordinasikan melalui Pemerintah Desa dan petugas yang ditunjuk dengan mempertimbangkan tingkat kegawatan pasien serta ketersediaan kendaraan.

Apabila terdapat biaya operasional yang perlu ditanggung, ketentuannya akan diatur secara jelas dan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Pemerintah Desa juga akan menyiapkan mekanisme pelayanan, termasuk penunjukan petugas yang bertanggung jawab, pengemudi yang memenuhi persyaratan, serta koordinator pelayanan yang diperlukan.

Selain itu, pemeliharaan kendaraan dan pencatatan penggunaannya akan menjadi perhatian agar ambulans selalu berada dalam kondisi baik dan siap digunakan ketika masyarakat membutuhkan.

Madi berharap keberadaan ambulans desa dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan, serta memberikan rasa aman bagi warga Desa Sungai Buluh.

Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan perlindungan terhadap masyarakat.

Karena itu, Madi mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat ambulans sebagai aset desa yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama.

Masyarakat juga diimbau menggunakan fasilitas tersebut sesuai dengan peruntukannya dan tidak menyalahgunakannya untuk kepentingan di luar pelayanan kesehatan.

“Ambulans ini merupakan aset desa yang harus kita jaga bersama. Kami berharap masyarakat turut mendukung pemeliharaan dan pengawasan penggunaannya agar fasilitas ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” pesannya.

Menutup keterangannya, Madi kembali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lamandau, seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, serta masyarakat yang turut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Desa Sungai Buluh.

Ia berharap kehadiran ambulans Desa tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

(Sahwandi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini