Lamandau, MP-POLRI — Pemerintah Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, bersama Pemerintah Desa Bukit Indah menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan pada Senin, 17 Agustus 2026 ini dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat yang hadir dengan antusiasme dan semangat kebersamaan yang tinggi.

Camat Bulik, Fauji Rahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta upacara. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan upacara tahun ini.

“Pelaksanaan HUT RI tahun ini berjalan dengan sangat harmonis. Nilai-nilai gotong royong tampak nyata terlihat dari partisipasi seluruh masyarakat. Hal ini tentu berkat bimbingan, kerja keras, dan upaya bersama antara masyarakat serta Pemerintah Desa Bukit Indah,” ujar Fauji Rahman.

Fauji juga menyoroti kekayaan budaya yang ditampilkan dalam rangkaian acara. Ia mengungkapkan rasa bangganya melihat kemajemukan masyarakat Desa Bukit Indah yang tercermin melalui berbagai tarian dan kreasi seni yang ditampilkan pagi itu.

“Masyarakat kita di sini sangat majemuk, dan tadi pagi kita saksikan banyak tarian serta kreasi-kreasi yang ditampilkan — yang semuanya memperlihatkan keindahan kemajemukan yang ada di Desa Bukit Indah. Kami sangat bangga,” tambahnya.

Meskipun tingkat Kecamatan Bulik tidak menyelenggarakan acara khusus tambahan pada siang hari, Fauji menginformasikan bahwa perayaan akan berlanjut di tingkat desa. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga semangat kebersamaan yang telah terjalin.

“Untuk tingkat Kecamatan Bulik pada kesempatan ini tidak menyelenggarakan acara khusus, namun di Desa Bukit Indah kegiatan ini akan dilanjutkan malam ini dengan hiburan untuk seluruh masyarakat. Semoga dapat dinikmati bersama,” jelasnya.

Sebagai penutup, Camat Bulik mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus melestarikan budaya gotong royong sebagai jati diri bangsa. Ia menekankan bahwa dengan menjaga kebersamaan, segala permasalahan dapat diselesaikan demi masa depan generasi penerus.

“Mari kita jaga kebersamaan ini, bahu-membahu, dan terus lestarikan gotong royong sebagai budaya bangsa, jiwa, serta jati diri kita. Dengan semangat ini, apapun permasalahan yang kita hadapi pasti bisa kita selesaikan dan carikan solusi terbaik — demi kehidupan yang lebih baik, serta masa depan anak cucu kita di masa yang akan datang,” pungkas Fauji Rahman.

(Sahwandi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini