Bandung, MP-POLRI – Mei 2026 Dosen dari Program Studi Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema _“Penguatan Karakter Peserta Didik dalam Menyikapi Pembatasan Waktu Bermain Game Digital di Era Modern”_. Kegiatan digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ash-Shidiq, Kota Bandung.

PKM ini menjadi wujud kepedulian dunia pendidikan terhadap masifnya penggunaan teknologi digital yang kian lekat dengan kehidupan anak usia sekolah dasar. Di era modern, game online telah menjadi bagian dari aktivitas harian peserta didik. Kemudahan akses melalui gawai memang memberi hiburan sekaligus melatih strategi dan konsentrasi. Namun penggunaan berlebihan berpotensi menurunkan disiplin belajar, mengurangi interaksi sosial, hingga melemahkan kepedulian terhadap lingkungan.

*Edukasi Bijak Teknologi Sejak Dini*

Melalui PKM ini, tim dosen Unpam memberi edukasi pentingnya penguatan karakter agar siswa mampu menggunakan teknologi secara bijak. Tujuannya, peserta didik memahami urgensi mengatur waktu bermain game digital sehingga tidak mengganggu belajar, ibadah, dan aktivitas sosial bersama keluarga maupun teman.

Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami anak. Siswa diajak mengenali dampak positif dan negatif game digital, sekaligus menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung interaktif dan antusias. Siswa aktif dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif dari tim dosen. Pendekatan menyenangkan ini membuat siswa tidak hanya mendapat pengetahuan baru, tetapi juga belajar menerapkan kebiasaan baik dalam berteknologi.

*Bagi Waktu: Kunci Disiplin Digital*

Salah satu materi yang paling menarik perhatian adalah cara membagi waktu antara belajar, bermain, dan istirahat. Tim PKM menekankan, game digital sebaiknya dimainkan terbatas dan tidak berlebihan. Anak-anak diajak menyusun jadwal harian sederhana agar lebih disiplin. Dengan begitu, hiburan digital tetap dinikmati tanpa mengabaikan kewajiban utama sebagai pelajar.

Selain edukasi, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai karakter positif: kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, serta hormat kepada orang tua dan guru. Penguatan karakter dinilai krusial di tengah pesatnya teknologi. Anak tidak cukup cerdas akademik, tetapi juga harus mampu mengendalikan diri dan bertanggung jawab dalam berteknologi.

Tim dosen Unpam berharap kegiatan ini memberi pemahaman bahwa teknologi, termasuk game digital, harus digunakan seimbang dan bijaksana. Dengan karakter yang kuat, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal positif di era digital.

(Rbn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini