
Rejang Lebong, MP-POLRI — Peristiwa perkelahian dua siswi SMP di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Kejadian ini melibatkan dua pelajar dari SMPN 22 Rejang Lebong yang berlokasi di Desa Air Pikat, Kecamatan Bermani Ulu, Senin (04/05/2026).
Dua siswi terlibat perkelahian satu lawan satu di lingkungan sekolah yang sempat direkam oleh siswa lain dan menyebar luas di media sosial.
Peristiwa ini melibatkan dua pelajar perempuan tingkat SMP, disaksikan oleh sejumlah siswa lainnya, serta ditangani oleh pihak kepolisian setempat bersama orang tua dan perangkat desa.
Kejadian bermula pada Minggu (03/05/2026) sekitar Pukul 10.00 WIB melalui percakapan pesan singkat, dan berlanjut pada Pukul 12.00 WIB saat keduanya bertemu di sekolah.
Perkelahian terjadi di area SMPN 22 Rejang Lebong, Desa Air Pikat, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.
Insiden dipicu kesalahpahaman terkait pakaian yang dipinjamkan dan dikembalikan dalam kondisi kotor. Perselisihan yang awalnya terjadi melalui pesan singkat berkembang menjadi emosi yang tidak terkendali hingga berujung kesepakatan untuk berkelahi.
Setelah video perkelahian tersebar, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Aparat kemudian melakukan penanganan dengan mendatangi lokasi, memeriksa pihak terkait, serta memfasilitasi mediasi. Proses mediasi yang melibatkan orang tua, saksi, dan perangkat desa menghasilkan kesepakatan damai.
Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, tidak melanjutkan ke jalur hukum, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi kejadian serupa. Biaya pengobatan ditanggung bersama, dan pihak yang terlibat dalam perekaman juga menyampaikan permintaan maaf.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi dan komunikasi yang baik di kalangan pelajar, serta perlunya peran aktif sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membina karakter generasi muda.
(Fds)



