
Rejang Lebong, MP-POLRI – Program bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu kembali menjadi sorotan. Meski nilai bantuan dari pemerintah pusat telah ditingkatkan tahun ini, masih banyak warga yang menerima bansos tidak sesuai dengan kriteria penerima manfaat,kamis (30/10/2025).
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), setiap tahun dilakukan pembaruan data penerima bansos, namun hasilnya tetap menunjukkan banyaknya ketidak tepatan sasaran.
Warga miskin yang seharusnya menerima bantuan justru banyak yang tidak terdaftar, sementara sebagian warga yang tergolong mampu masih menerima bansos.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat,apakah Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong tidak mengetahui adanya ketidak tepatan penyaluran tersebut.
Beberapa warga mengaku sudah berulang kali melaporkan data penerima yang tidak sesuai, namun belum ada tindak lanjut nyata.
Saat dikonfirmasi kadis Dinsos Rejang lebong,provinsi Bengkulu HAMBALI mengatakan kami akan melakukan data ulang data Badan Pusat Statistik (BPS) dan konfirmasi ulang dengan pimpinan itu untuk berbicara lanjut tentang data-data siapa yang berhak menerima bantuan bansos itu.
Masyarakat berharap Pemerintah daerah dan pusat dapat meningkatkan ketelitian dalam pendataan penerima bantuan, agar bansos benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
(fds)



