Murung Raya,MPP – Polres Murung Raya (Mura) yang merupakan bagian dari jajaran Polda Kalteng menggelar konferensi pers terkait kasus penganiayaan yang terjadi di Km. 04 Desa Dirung Lingkin, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, pada 3 Juni 2024 lalu.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Mura AKBP Irwansah, S.I.K., M.M. didampingi oleh Wakapolres Mura Kompol Triyo Sugiyono, S.H., Kapolsek Tanah Siang Selatan Iptu Sutrisno, dan KBO Reskrim Ipda Frans J.K.

Kapolres Mura AKBP Irwansah menjelaskan bahwa dalam kasus penganiayaan tersebut, pihaknya berhasil menangkap dan menetapkan satu orang pelaku berinisial RD (42).

Kronologi kejadian bermula pada Senin, 3 Juni 2024, sekitar pukul 06.00 WIB. Korban berinisial J (43) dari Desa Mangkahui hendak pulang ke Kota Puruk Cahu dengan sepeda motor. Namun, ketika berada di Km. 04 Desa Dirung Lingkin, korban berselisihan dengan pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian berbalik arah dan mengejar korban. Setibanya di lokasi, pelaku langsung menabrak korban sehingga keduanya terjatuh.

Setelah itu, korban berusaha melarikan diri, tetapi pelaku mengejarnya dan mencabut sebilah pisau jenis badik yang dibawanya. Pelaku kemudian menikam korban, mengakibatkan luka pada lengan kanan dan kiri korban. Usai kejadian, korban melaporkan insiden tersebut ke Polsek Tanah Siang Selatan.

“Pelaku diketahui melakukan penganiayaan karena faktor sakit hati, akibat istrinya menjalin hubungan asmara dengan korban,” ujar Kapolres, Kamis (11/7/2024) sore.

Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka berat dan dilarikan ke RSUD Puruk Cahu.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Rutan Mapolres Mura. Pelaku akan dikenakan Pasal 351 Ayat (2) tentang perbuatan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun,” jelas Kapolres.

(Hms/Ilmi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini