Murung Raya,MPP –Jembatan Sungai Jolo, yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Uut Murung, Kabupaten Murung Raya, ambruk total setelah diterjang banjir pada Jumat (31/5). Ambruknya jembatan ini menyebabkan terhambatnya aktivitas warga di Desa Kalasin, Desa Tumbang Tunjang, dan Desa Tumbang Topus.

Seorang warga setempat, yang tidak ingin disebutkan namanya, melaporkan kejadian ini kepada media dengan harapan informasi ini dapat disebarluaskan kepada semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Uut Murung.

“Kami berharap hal ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Murung Raya dan semua pihak terkait,” ujarnya pada Sabtu (1/6/2024).

Jembatan Sungai Jolo adalah satu-satunya akses penghubung antar tiga desa di wilayah Kecamatan Uut Murung. Warga sangat bergantung pada jembatan ini untuk aktivitas sehari-hari. Saat ini, warga dari ketiga desa tersebut sedang bergotong royong membuat jembatan darurat. Namun, jembatan darurat tersebut hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Hal ini tentu saja menghambat berbagai kepentingan masyarakat dan aktivitas pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Tumbang Tunjang, Dedi, juga menyampaikan permohonan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Uut Murung untuk segera membantu memperbaiki jembatan.

“Kami sangat tergantung pada akses jalan menuju kota Puruk Cahu, baik untuk berbelanja material bangunan maupun kebutuhan pokok sehari-hari,” kata Dedi.

Oleh karena itu, warga masyarakat berharap agar pemerintah daerah dapat mempercepat proses pembangunan kembali jembatan penghubung antar Desa Kalasin, Desa Tumbang Tunjang, dan Desa Tumbang Topus. Mereka berharap akses yang selama ini terhambat dapat segera normal kembali, sehingga kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan lancar.***

(M.Ilmi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini