TANGERANG ,MPP – Satuan Polisi Pamong Praja(SAT POL PP) kecamatan Kemiri, kabupaten Tangerang, menindak lanjuti terkait keluhan masyarakat dengan ada nya sebuah aktivitas galian C yang berada di desa Pangareng, sehingga menimbulkan lalu lalangnya Armada dump truck untuk mengambil tanah ke lokasi galian, dengan adanya keluhanan itu,Satpol PP kecamatan Kemiri langsung sigap melakukan penindakan, selasa (07/02/23) Sore.

Sesaat tiba di lokasi Keluar masuknya armada.di samping pasar Kemiri, disitu ada beberapa armada yang dihentikan, baik yang sudah muat tanah atau pun yang kosong, disitu pun terlihat satpol pp kecamatan Kemiri tidak sendiri terlihat pantuan dilokasi Pol PP kecamatan Kemiri didamping LBH Swastika Advokasi Nusantara dan juga PERS POLRI.

“Menindaklanjuti informasi-informasi dari pihak lain, tentang galian C yang berada di wilayah kecamatan Rajeg tepatnya desa Pangarengan, yang mana memang aktivitas galian c tersebut melintas di wilayah kecamatan Kemiri , hari ini . Kami(Satpol PP, kecamatan Kemiri) bersama jajaran langsung menindak lanjut sesuai yang diharapkan dan di intruksikan oleh masyarakat. begitu juga saya berdasarkan infromasi dari yang lain, disitu juga kami di dampingi oleh awak PERS POLRI bang Agus, dan juga LBH swastika advokasi nusantara bang Jay” Paparnya Dr. Asep Rohimat (Kasie Pol PP kecamatan Kemiri).

Lebih lanjut” Penutupan Galian C tersebut, untuk mengaktisipasi keluhan-keluhan baik dari Masyarakat dan untuk menjaga ada nya bercekan-bercekan tanah yang berceceran di lintas wilayah Kemiri sehingga menimbulkan kecelakaan. Ucapnya.

“Alhamdulillah, tadi kita Antisipasi sesuai dengan PerBud yang ada di kita, kita akan tetap menindak lanjuti apapun yang terjadi untuk diwilayah Kemiri. Insyallah Kemiri Aman tentram dan terkendali. Bebernya komandan Asep Rohimat.

Sementara itu Jay dari LBH Swastika Advokasi Nusantara mengatakan”Ini sangat kami sayangkan karena aktivitas galian C ini jelas merugikan masyarakat. Pasalnya bila mana ada armada pengangkut tanah tersebut melintas di kawasan jalan Kemiri, timbul lah debu, debu yang sangat mengganggu penglihatan mata, penghirupan Udara, pasti tidak akan baik untuk kesehatan warga Masyarakat sekitar, Debu yang diakibatkan, akibat adanya tanah yang diangkut oleh Armada. Lalu  berjatuhan disekitaran jalan Kemiri, apa lagi kalo ada Hujan pasti licin. Sangat membahayakan pengguna jalan ” ujar Jay.

Ag94

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini