Pemalang,MP-POLRI – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, SE. M.M.., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang digelar oleh Kodim 0711/Pemalang, bertempat di Pendopo Desa Klarean, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan pembukaan yang mengusung tema “TMMD satukan langkah membangun negeri dari desa” ini berlangsung khidmat meskipun lokasi upacara dialihkan dari lapangan olahraga ke pendopo desa akibat hujan yang turun sejak pagi hari.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 08/Randudongkal Kapten Arm Andumiyanta. Upacara diikuti oleh berbagai unsur pasukan, antara lain perwakilan TNI AD dari Kodim 0711/Pemalang, TNI AL Lanal Tegal, TNI AU Radar Tegal, Polres Pemalang, Senkom, Banser, Hansip, hingga organisasi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0711/Pemalang Muhammad Arif, S. Hub. Int., Kapolres Pemalang Rendi Setya Permana, unsur Forkopimda, OPD Kabupaten Pemalang, Muspika Kecamatan Petarukan, Kepala Desa Klarean, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas dedikasi dan kontribusinya dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.

“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Selain meningkatkan kesejahteraan, kegiatan ini juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan sasaran fisik pembangunan talud sepanjang 801 meter di Desa Klarean. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengalokasikan anggaran sebesar Rp225 juta, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memberikan dukungan sebesar Rp246 juta.

Bupati juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kerja sama seluruh pihak agar program TMMD dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi semua unsur. Kita ingin desa-desa di Pemalang semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.

Program TMMD sendiri merupakan bagian dari operasi bakti TNI yang bertujuan mempercepat pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, sekaligus memberdayakan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Usai pelaksanaan upacara, Komandan Kodim 0711/Pemalang Muhammad Arif menyampaikan bahwa TMMD merupakan momentum penting dalam memperkuat sinergitas lintas sektor.

“TMMD ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap seluruh kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan warga desa,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak terlepas dari dukungan semua pihak.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program ini dengan semangat gotong royong, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

(AD1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini