
Media Purna Polri_Tasikmalaya – Upaya pemerintah sudah tegas agar supaya tidak ada kerumunan pasalnya di tengah pademi ini sangat lah rentan dalam penyebaran Covid 19.
Sangat ironi tradisi ngabubirit di bulan Ramadhan menjadi ajang kegiatan yang sulit di lewati oleh masyarakat,padahal physical distancing salah satu solusi mempersempit mata rantai pergerakan virus Corona (Covid 19)
Selain upaya pemerintah dengan melakukan pemeriksaan di tiap perbatasan guna screening setiap kendaraan yang masuk di wajibkan memakai masker kalau keluar rumah, akan tetapi anjuran pemerintah sebagian orang tidak di indahkan masih ada yang mengunjungi tempat keramaian.
Seperti halnya terjadi di jalan Cisinga (ciawi singaparna) tepatnya kampung sukahening kab.Tasikmalaya .Menurut sumber bukan hanya di jalan cisinga di tempat tempat lainnya juga dalam beraktivitas budaya ngabuburit tetap ada.
(Iwan.Gunawan/iis.Susilawati)


