Media Purna Polri_Kalimantan Selatan – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama seluruh relawan pencegahan Covid-19 melakukan kegiatan pembersihan rumah sakit yang baru pada Senin (13/04) sebagai tempat isolasi pengobatan pasien wabah tersebut, sebelumnya tim Sudah dua kali merencanakan tempat isolasi pasien Covid-19 baik di area Rusunawa maupun Poltek Kotabaru, namun perencanaan itu mendapat penolakan oleh masyarakat setempat, hingga akhirnya Pemkab dan Tim Pencegahan mengalihkan perencanaan tempat antisipasi pasien Covid19 di tempatkan di Rumah Sakit Stagen yang belum selesai bangunannya serta belum diresmikan.

Dalam Kegiatannya, Selain Bupati Kotabaru dan Sekdakab Kotabaru yang hadir di lokasi, nampak hadir juga Dandim 1004 Kotabaru, Kapolres Kotabaru, Danlanal Kotabaru, Ketua DPRD Kab. Kotabaru, dan Seluruh Relawan Pencegahan Covid19.

Bupati Kabupaten Kotabaru H. Sayed Jafar Alaydrus, SH dalam sambutannya mengatakan, “Rumah Sakit baru di Stagen ini dijadikan sebagai tempat ISOLASI Covid-19 dan akan menetap makanya dibersihkan agar secepatnya bisa digunakan,”ucap Said Ja’far

Lanjutnya “Bahwa rumah sakit ini sudah cocok dan pantas dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 dikarenakan sudah mempunyai izin yang lengkap jadi tinggal dibersihkan dan dirapikan saja lagi sehingga bisa digunakan.”

Syairi Mukhlis selaku Ketua DPRD Kotabaru di depan awak media menyampaikan, “Jadi hari ini adalah salah satu keseriusan pemerintah daerah dalam hal pencegahan dan penanganan Covid-19″.

“Terkait info dari masyarakat ada warga Kotabaru yang reaktif, kalau reaktif ini hanya menyatakan papar virus, apakah virus nya itu Covid-19 atau virus lain, berarti kita menunggu PCR(Polymerase Chain Reaction) memastikan ini yang positif atau tidak nya terkena virus Covid-19.”

“Positif atau tidaknya nanti berdasarkan hasil dari PCR, mungkin menunggu sekitar satu minggu. Itu laporan dari Dinkes.”ucap Syairi Mukhlis

Sesuai dengan peraturan KEMENDAGRI Nomor 20 Tahun 2020, kemudian PMK Menteri Keuangan Nomor 19 Tahun 2020, terkait masalah difungsikannya rumah sakit di Stagen ini sebagai tempat isolasi tentu harus di backup dengan anggaran dan juga tim medis, kemarin sudah dibahas anggaran untuk penanganan Covid-19 tersebut sekitar 10 Miliyar.

Namun tambahnya, perlu diperhatikan juga dampak Covid-19 ini seperti, penanganan kesehatan, bantuan masyarakat, dan pelaku dunia usaha, yang juga tidak lepas dari itu semua makanya pihak eksekutif dan legislatif akan kembali merelokasi anggaran tersebut.

Penulis : Muhammad Rizky/Hfd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini