Media Purna Polri, Kalsel, – Satuan Polisi Perairan Polres Kotabaru melaksanakan rapat koordinasi tentang penanganan antisipasi naik turun bagi kru anak buah kapal (ABK) asing dilaksanakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin wilayah kerja Kabupaten Kotabaru, Sabtu 21 Maret 2020.

Dari pantauan Awak Media Purna Polri, rapat dihadiri serta dipimpin langsung Kasat Polair Kotabaru AKP Cristugus Lirens, SE, MA, Koordinator Wilker Kotabaru H. Andi Syarif, SKM, sejumlah Agen, Travel, dan tamu undangan lainnya.

Dalam wawancara dengan sejumlah Awak Media Kasat Polair Kotabaru AKP Cristugus Lirens, SE, MA mengatakan, “kami hari ini melakukan rapat koordinasi dengan kesehatan dan beberapa agen, travel kemudian kami mendapat satu kesepakatan diantaranya, bagi kru ABK asing tidak semudah itu turun dari kapal langsung kedarat, mereka mempunyai prosudur-prosudur tertentu yang harus mereka lewati, “ucapnya.

Jadi kami apa dari hasil ketentuan pemerintah tentang menyikapi situasi tentang pencegahan Virus Corona (COVID-19) yang berkembang bukan dari Indonesia saja akan tetapi mendunia ini kami kompak untuk menyikapinya. Begitu juga kalau dari tim kesehatan yang memerlukan kami tentang informasi yang harus kita turun untuk membantu, “tambahnya.

Begitu pula Koordinator Wilayah kerja kesehatan pelabuhan Kotabaru H. Andi Syarif, SKM mengatakan, “kedatangan kapal asing prosedurnya pertama adalah dilakukan pemeriksaan kesehatan ABK dan faktor-faktor resiko kondisi diatas kapal, apabila mereka sudah dinyatakan sehat maka kapal tersebut bisa melakukan kegiatan aktivitas bongkar muat atau apapun, “ucapnya.

Andi menambahkan, “selaras dengan kebijakan sekarang sesuai dengan peraturan menkumham dan dirjen imigrasi semua kru ABK berkegiatan diatas kapal tidak diijinkan turun kedarat selama 14 hari sesuai dengan prosedur, apalagi dengan penggantian kru, “tegasnya.

Jadi prosedur yang harus dilakukan dengan semua pihak terkait apabila mau meninggalkan kapal naik kedarat. Sedangkan kapal asing melakukan aktivitas untuk perairan Kotabaru setiap bulannya mencapai kurang lebih 50 buah kapal, “ungkapnya.(MUD).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini