
MEDIA PURNA POLRI,MOJOKERTO- Setelah mendapat suntikan dana dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu, pagi ini, Minggu (1/3/2020), dilaksanakan peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Agung Darussalam, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko.
Hadir sebagai penceramah, Kyai sepuh Mojokerto, K.H. Khusen Elyas dan K.H. Marzuki Mustamar dari PWNU Jawa Timur. H. Pungkasiadi, SH., Bupati Mojokerto juga tampak duduk diantara para tamu undangan. Didampingi Asisten HM. Iwan Abdillah, Kepala Disporabudpar, H. Amat Susilo, Kepala DLH, Dr. KH. Didik Chusnul Yakin dan para Pejabat Pemkab lainnya.
Selain itu, Hadir pula Wakil Ketua DPRD dari PDIP yang berangkat dari daerah pemilihan Sooko, Setia Pudji Lestari. Kemudian H. Sholeh Watu, Ketua PCNU KH. Adhim, Forkompimda, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Mojokerto.
Warga sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Masjid yang tahun 2011 lalu sempat dihentikan pembangunannya sampai akhirnya dilanjutkan kembali setelah mendapat kucuran dana APBD 2019 sebesar 7,5 milyar.
Ketua panitia pembangunan Masjid, Bunawi mengatakan, Masjid Agung Darussalam (Madasah) mempunyai panjang 65 meter dan lebar 37 meter, yang terdiri dari tiga lantai sehingga Masjid ini bisa menampung jamaah sekira 5000 orang.
“Di lantai 1 atau basement, terdapat tempat wudhu dan toilet, aula, kantor yayasan, perpustakaan, museum dan sarana pengelolaan air limbah,” papar Bunawi.
Menurut Bunawi, pembangunan Masjid tersebut telah mencapai 60% dan menyerap anggaran 20 milyar sejak diletakkan batu pertama tahun 2007.
“Pembangunan Masjid Agung Darussalam ini telah mencapai 60% dan menyerap anggaran sebesar 20 milyar, yang bersumber dari APBD dan infaq,” ungkapnya.
“Dan sebagaimana telah disampaikan oleh Bapak Bupati tadi bahwa anggaran untuk bantuan sosial seperti ini tidak bisa diberikan setiap tahun. Namun beliau berkomitmen, pada tahun 2021 Masjid ini akan diselesaikan. Kita doakan saja semoga Alloh SWT memberi Ridho beliau bisa melanjutkan kepemimpinannya di tahun 2021 dan seterusnya,” imbuh Bunawi.
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Darussalam.
“Semoga peringatan Isra’ Mi’raj ini bisa menjadi tonggak perubahan agar kita bisa bekerja dengan lebih baik lagi. Dan Masjid ini yang paling penting, kita sampaikan pada masyarakat bahwa (pemerintah) Kabupaten Mojokerto memiliki komitmen untuk menyelesaikan (pembangunan) Masjid ini seperti yang kita cita-citakan bersama,” paparnya usai acara.
Pungkasiadi berharap kelak dengan selesainya pembangunan Masjid ini, bisa berfungsi sebagai tempat edukasi tentang Agama Islam.
Dalam jumpa pers K.H. Marzuki Mustamar berharap kepada warga Masyarakat agar Masjid Agung Darussalam yang luas ini bisa bermanfaat bagi masyarakat umum serta bisa membangkitkan memori masyarakat untuk lebih semangat dalam beribadah,
“Syukur-syukur Bpk Bupati Mojokerto mau mengajukan kepada Presiden Joko Widodo untuk mengalihkan Ibu Kota Jakarta ke Mojokerto karena pembangunan sudah maju, jalan-jalan di Mojokerto saat ini sudah sampai pelosok-pelosok pembangunannya ” harap K.H Marzuki sambil senyum.
Sebelum meninggalkan tempat, Pungkasiadi dengan ditemani Ketua PWNU Jawa Timur, K.H. Marzuki Mustamar, Setia Puji Lestari dan beberapa orang lainnya turun ke lantai basement untuk melihat kondisi bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan ,serta melihat beberapa kekurangan termasuk perluasan lahan parkir yang perlu pembahasan lanjutan. (Im)



