Dok.foto masih nampak terpasang Baleho

Media Purna Polri, Subang – Maraknya pro dan kontra yang berkembang di wilayah masyarakat kalijati khususnya Desa Banggala dan Desa Jalupang perihal akan di buatkan TPA atau TPS di wilayah tersebut.

Dari hasil penelusuran pada Hari Jum’at 7-02-2020 pihak awak media yang langsung menghubungi Ketua Formas Kalijati Ngahiji melalui kontak pribadinya Fajar Nugraha Arwa Saputra menjelaskan “Memang membenarkan bahwa Baliho yang bertuliskan “Kami Warga Masyarakat Jalupang,Banggala Dan Kalijati Menolak Keras TPA/TPS Di Wilayah Kalijati telah hilang di curi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab”.

Sama seperti Baliho yang bertuliskan “Formas Kalijati Ngahiji Menolak Keras Rencana Tempat Pembuangan Akhir/TPA Di Desa Jalupang” yang terpasang di sekitar jalan Raya Kalijati atau Alun-alun Kalijati itu pun hilang entah kemana,padahal pada Hari Kamis 5-02-2020 sekitar Pukul 19.00 kami memasangnya,namun esok paginya sudah raib.

Apakah karena ada bertuliskan kata “Menolak” di mana akhirnya ada oknum yang merasa di Tolak sehingga Spanduk menjadi Raib?

Silahkan saja kalian ambil Baliho itu,,,!!!
tapi kalian tidak bisa mengambil semangat kami yang tetap akan terus berjuang untuk anak cucu kami,jangan sampai Desa yang berada di wilayah Kalijati menjadi terkesan kumuh.

Sok.foto baleho sudah tidak Nampak terpasang (Raib)

Menurut Fajar,Pemda membatalkan rencana pengalihan TPA ke Desa Jalupang karena Desa tersebut ada Curug Luhur dan rumah sejarah peninggalan Belanda bahkan letaknya tidak jauh dari rencana tempat TPA.
Bahkan lebih cocok menjadi Desa Wisata Sejarah untuk Kecamatan Kalijati.

Kami tidak menghambat atau anti program pemerintah,namun tolong kami sebagai masyarakat harus di libatkan dalam musyawarah untuk mencapai mufakat karena selama ini kami tidak pernah di ajak duduk bersama untuk mencari solusi terkait TPA/TPS tersebut ,ujarnya.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini