Media Purna Polri, Sulawesi Tengah – Menyikapi kejadian pengrusakan mushola yang diduga dilakukan sekelompok orang di perumahan griya agape desa Tumaluntung, Kauditan, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Rabu (29/1/2020) memantik reaksi, protes dan kutukan yang ditujukan kepada pelaku.

Menanggapi kejadian tersebut dan untuk menjaga agar terjaganya situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Tengah tetap kondusif, Kapolda Sulteng Irjen Polisi Syafril Nursal meminta masyarakat Sulawesi Tengah untuk tidak mudah terprovokasi dengan adanya kejadian tersebut dan menyerahkan penanganan kasusnya kepada aparat penegak hukum setempat.

“Sudah bukan waktunya konflik timbul karena permasalahan suku, agama, rasa atau golongan, karena semua sudah jelas didalam Pancasila, saya minta kepada jajaran untuk melakukan deteksi dan melaporkan apabila ada ditemukan permasalahan terkait rencana pembangunan rumah ibadah yang belum mempunyai ijin dan bila menemukan permasalahan tersebut segera diselesaikan, agar tidak menjadi konflik ditengah-tengah masyarakat,” pinta orang nomor satu di Polda Sulteng ini saat memberikan arahan apel pagi di Polda Sulteng, senin (3/2).

(Bidhum Polda Sulteng/irfan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini