MEDIA PURNA POLRI,KOTABARU- Kades Tata Mekar berinisial AR diamankan Polres Kotabaru diduga memakai uang dana desa untuk kepentingan pribadi, AR dijerat dengan sangkaan korupsi.

“Jadi tersangka memakai uang untuk bayar hutang waktu Pilkades,” ujar Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafrudin kepada awak media saat jumpa pers, Senin (27/1).

Menurut Andi Adnan, dana yang digunakan berasal dari anggaran 2017. Waktu itu bendaharanya adalah anaknya sendiri. Jadi mudah ambil dana, dan beberapa Kepala Desa lainnya sedang mereka periksa. Jika bukti cukup, yang lain nanti bisa menyusul juga. kata Andi.

“Kades AR sudah mengembalikan dana yang ia pakai. Namun tidak menghilangkan unsur pidananya, jelas Andi.

Andi menekankan, mereka akan memantau ketat penggunaan dana desa. “Janganlah pakai dana desa. Apalagi sampai dikorupsi,” tegasnya.

Di tempat yang sama Kasat Reskrim Polres Kotabaru, Iptu Imam Wahyu Pramono mengatakan, kasus AR sudah diaudit BPK. “Saat itu kerugian dana desa mencapai Rp98 juta sekian,” ujarnya.

AR ketika di mintai keterangan beralasan, dana itu ia pakai untuk menutupi kerugian proyek yang lain, dan dana itu sudah dia kembalikan.

“Tidak ada juga kerugian proyek di desa. Jadi saya pikir ini hanya masalah administrasi saja di desa. Tahu sendiri kan kami kekurangan staf untuk mengurus administrasi,” ujarnya

“Karena ada proyek yang nilai RAB nya beda dengan APBDes karena kesalahan konsultan,jadi uang itu dipakai dulu,” jelas AR. (Her)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini