
Media Purna Polri- Kubu Raya, Kalbar. Telah dilaksanakan pelatihan Dokter kecil SD anak sekolah di ruangan kelas Sekolah (Senin, 9 Desember 2019) oleh tim UKS Puskesmas (Dr. Dina Fitri Wijayanti) menjelaskan, dalam materi Dokter kecil adalah siswa yang memenuhi kriteria dan telah dilatih untuk ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri,
teman-teman, keluarga dan lingkungannya, khususnya agar siswa menjadi penggerak hidup sehat.
Tujuan dokter kecil adalah, meningkatkan partisipasi siswa dalam program UKS agar siswa menjadi penggerak hidup sehat, siswa mampu menolong dirinya, keluarga dan orang lain untuk
hidup sehat.
Pelatihan Dokter kecil telah menduduk kelas 4 SD/siswa kelas 5 dan 6 yang belum pernah mendapat pelatihan Dokter kecil. Dan dikatakan lagi, Dr. Dina tugas dan kewajiban Fokter kecil adalah selalu bersikap dan berprilaku sehat, dapat menggerakkan sesama teman-teman
siswa untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing.
Tercapainya kesehatan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah dan membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu pelaksanaan pelayan kesehatan di sekolah, berperan aktif
dalam rangka peningkatan kesehatan antara lain: pekan kebersihan, pekan gizi, pekan penimbangan BB dan TB di sekolah, pekan kesehatan gigi, pekan kesehatan mata, ujarnya.
Disampaikan juga Kepsek SD Negeri 09 (H. Thalib), usaha kesehatan sekolah yang di singkat UKS adalah, program Pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan
kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga
sekolah.
Trias UKS adalah, lingkungan kehidupan sekolah yang sehat (Health School Living) yaitu: (1) Bangunan dan perlengkapan sekolah yang sehat, (2) Kebersihan ruang dan halaman
Sekolah, (3) Tersedianya kakus (WC) dan air yang memenuhi syarat kesehatan dan hubungan
yang baik antara Guru, murid dan masyarakat serta orang tua murid.
Dokter kecil sangat perlu dibekali pengetahuan gizi cukup dan seimbang yang dapat menjadi penyuluh pengetahuan soal gizi bagi teman-teman, mengukur tinggi dan berat badan temannya sekaligus menentukan status gizi temannya, ungkapnya. (WH)



