Media Purna Polri, Kabupaten Pekalongan – Aksi warga Desa Harjosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi damai di balai desa setempat. Pada kamis, (21/11/2019). Para pendemo mempertanyakan hasil seleksi pemilihan yang ditenggarai masih bermasalah.

Para peserta aksi menolak kades petahana, Nuzulul Muskhaf yang terpilih kembali di pilkades serentak Kabupaten Pekalongan 2019. Pasalnya warga menuntut Nuzulul Muskhaf pada waktu seleksi pencalonan kepala desa Harjosari bisa diloloskan oleh panitia pilkades, padahal masih banyak tersangkut masalah.

Ketua aksi demo, Widodo menyampaikan, warga mengharapkan hasil pilkades yang sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub). Di samping itu warga juga mempertanyakan rekomendasi Camat atas nama Bupati yang tidak sesuai dengan keadaan nyata dilapangan, karena pajak dana desa belum dibayar.

“seharusnya camat tidak menandatangani rekomendasi karena calon kades inkamben belum menyelesaikan tanggungjawabnya,” katanya kepada MPP Saat di hubungi via telepon selulernya, sabtu, (23/11/2019).

Saat dihubungi MPP, Ketua Badan Permusyawaraan Desa ( BPD) Desa Harjosari, Rahyono mengatakan, pihak BPD sampai saat ini belum membuatkan surat permohonan atau pengukuhan pelantikan kepala desa terpilih, dikarnakan belum menyelesaikan tanggungjawabnya, seperti pengembalian aset desa.

“Kami pihak BPD desa Harjosari mengharapkan kepala desa terpilih untuk segera mengembalikan aset desa” ujarnya.

Lanjut Rahyono mengatakan, Kades terpilih, Nuzulul Muskhaf, telah melakukan tindak pidana pemalsuan berkas mengunakan tandatangan palsu, diantaranya tandatangan Camat Doro, Faizal Imron, Sekertaris Desa Harjosari, Yustina, Bendahara Desa Ulfiyadi, dan tandatangan Ketua BPD juga dipalsukan.

“Semua tandatangan di palsukan oleh kepala desa Nuzulul Muskhaf, untuk pencairan dana anggaran Rumah Tidak Layak Huni ( Rutilahu) 2019. dan kami (tandatangan yang dipalsukan), akan segera melaporkan permasalahan ini ke pihak penegak hukum,” kata Ketua BPD Desa Harjosari.

Aksi demo puluhan warga yang di gelar di di balai desa Harjosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, berjalan damai dan kondusif.(JD-Team)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini