MEDIA PURNA POLRI,TASIKMALAYA- Terkait pemberitaan yang telah Online per tgl.10-02-2019 di media purna polri mengenai bantuan ternak sapi th.a.2018 program UPO/AFO ( Alat pengolahan Organik) di Kab. Tasikmalaya.
Setelah di klarifikasi dengan ketua kelompok ternak TANI JAYA yang di ketuai HERI.SH bertempat di Kampung Kubang Rt.05 Rw.04 Koranji Desa Pamijahan Kec.Bantarkalong Kab.Tasikmalaya tidak sebenarnya apa yang di sampaikan oleh sumber sebelumnya.
Di sampaikan Heri.SH selaku ketua kelompok ternak TANI JAYA kepada awak media purna polri,Bahwa sananya tidak memiliki satu ekor pun ternak sapi apa lagi lebih,itu semua di berikan kepada anggota kelompok dengan tujuan mensejahterakan para anggota dan apabila berkembang lebih banyak harapannya guna untuk membantu warga masyarakat sekitar, Tuturnya.
Mengenai penempatan kandang ternak sapi hasil kesepakatan para anggota yang di setujui warga dan di tanda tangani secara bersama sehingga menimbulkan penciuman kurang sedap di lingkungan warga sekitar akan di alih tempat kan guna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.
Adapun mengenai pengadaan ternak sapi sebanyak 8 ekor yang berada di kandang itu masih dalam pembebelanjaan secara bertahap.
Disampaikan mengenai penceraian Ibu MIMIN yang sebelumnya setelah di klarifikasi ulang bukan atas dasar adanya masalah peternakan, akan tetapi di sebabkan kurangnya ke keharmonisan di dalam rumah tangga dan permintaan maaf di sampaikan atas dasar ketidak tahuan tentang program peternakan.
Memed selaku ketua kelompok ternak
MEKAR TANI Desa Wangunsari Sari menyampaikan tidak pernah memungut atau melakukan pungutan terhadap anggota kelompoknya apa yang di sampaikan oleh salah satu anggotanya, menurutnya itu hanya kecemburuan di antara para anggota yang tidak mengikuti didalam pembahasan atau rapat anggota. Setelah di adakan rapat kembali dan mengadakan pembahasan mengenai hal tersebut kini tidak ada kesalah pahaman, Tuturnya.
Dengan adanya klarifikasi ini terkait pemberitaan sebelumnya meminta maaf kepada pemirsa,para pembaca dan pendengar guna untuk di ketahui sebenarnya.
(Iwan.G/Iis.Susilawati)



